Fahira: Anies Baswedan Menang, Pelanggaran Reklamasi Akan Makin Terungkap

7
365
  • 27
    Shares
fahira idris
Fahira Idris, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jakarta

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Jakarta, Fahira Idris meyakini bahwa telah banyak terjadi pelanggaran hukum dalam proyek Reklamasi Teluk Jakarta. Ini dibuktikan dengan kembali dikabulkannya gugatan nelayan dan Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta atas reklamasi Pulau F, I dan K oleh Majelis Hakim PTUN Jakarta.

“‘Kotak pandora’ berbagai pelanggaran proyek reklamasi akan semakin terbuka jika Anies-Sandi terpilih,” kata Fahira dalam keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (21/3).

Menurut Fahira, dengan dikabulkannya gugatan tersebut, harusnya membuka mata seluruh warga Jakarta bahwa proyek yang begitu gencar dilakukan Gubernur Non Aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), bukan hanya akan menimbulkan kerusakan terhadap ekosistem teluk Jakarta, menutup akses sosial ekonomi nelayan tradisional yang sudah berada di pesisir Jakarta selama ratusan tahun, tetapi juga dilingkari oleh berbagai pelanggaran hukum. “Mirisnya, semua pelanggaran ini dilakukan dengan begitu leluasanya,” katanya.

Senator yang juga aktivis perempuan ini menjelaskan bahwa apa yang dilakukan para nelayan dan Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta, bukan sekedar agar nelayan bisa melaut lagi, tetapi agar kota ini terhindar dari bencana ekologis akibat kerakusan para pemodal.

“Apa yang diperjuangkan para nelayan sudah menyelamatkan kota dan warga Jakarta. Makanya, janji kerja Anies-Sandi yang segera menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta jika terpilih adalah sikap tegas yang tepat,” tegasnya.

Terkait dengan kampanye pasangan nomor urut tiga yang tegas dan konsisten menolak Proyek Reklamasi Teluk Jakarta, Fahira menyatakan bahwa hal tersebut bukan sekedar janji kosong.

“Kalau Gubernur tidak punya kewenangan menghentikan reklamasi, tidak mungkin Anies-Sandi berani menjadikanya sebagai janji kerja yang bakal ditagih warga,” ungkapnya.

Fahira menantang pasangan nomor urut dua, Ahok-Djarot, agar juga konsisten terkait proyek Reklamasi yang sudah berkali-kali digugat dan dimenangkan Nelayan.

“Tolak Reklamasi sudah jadi janji kerja utama Anies-Sandi jika terpilih. Harusnya Ahok-Djarot kampanyekan Lanjutkan Reklamasi karena mereka sangat yakin reklamasi punya manfaat besar bahkan menguntungkan bagi Kota Jakarta dan Warganya. Tetapi, anehnya dari amatan saya, jargon Lanjutkan Reklamasi tidak pernah muncul dalam kampanye mereka, apalagi jadi program utama,” tukas Fahira Idris

EDITOR: Harun S

 

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU