Dugaan Bagi-Bagi Sembako di Hari Tenang, Penyebab Suara Ahok-Djarot Jatuh

1
444
Ahok, Djarot
Konferensi pers Ahok-Djarot di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

JAKARTA – CEO PolMark Research Center, Eep Saefulloh Fatah mengungkapkan fakta di balik kekalahan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dari Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Salah satu yang menjadi penyebab turunnya suara pemilih untuk pasangan Ahok-Djarot adalah adanya isu bagi-bagi sembako yang terjadi pada hari tenang menjelang pencoblosan yang diduga dilakukan kubu Ahok-Djarot.

“Hal itu membuat pemilih rasional menjadi mempertimbangkan aspek integritas. Apalagi mereka menganggap politik sembako sebagai hal tidak bagus. Akibatnya integritas Paslon Ahok-Djarot pun menurun, sementara Paslon Anies-Sandi sebaliknya,” kata Eep saat diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, hari Sabtu (22/4).

Eep menyampaikan bahwa kader partai-partai pendukung Ahok-Djarot cenderung tidak patuh dengan instruksi pimpinan partai agar memberikan suara pada pasangan yang mereka usung.

“Cuma sekitar 54 persen pendukung Partai Nasdem yang memberikan suara mereka kepada Ahok-Djarot, sisanya mendukung Anies-Sandi. Yang paling solid hanya PDI Perjuangan yang mencapai 90 persen, tapi 10 persen pilih Anies-Sandi,” jelas Eep.

Eep juga menilai dua partai yang baru bergabung pada putaran kedua, yaitu PPP dan PKB tidak memberikan suara yang signifikan untuk Ahok-Djaror. Padahal, kubu Ahok-Djarot berharap ada limpahan pemilih Agus Harimurti Yudhoyon-Sylviana Murni melalui PPP dan PKB.

“Sebanyak 70 persen simpatisan kedua partai tersebut jutsru mendukung Anies-Sandi,” katanya.

 

Sebagaimana diketahui, dari hasil real count KPU DKI, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam pemungutan suara di putaran kedua pilkada DKI Jakarta yang berlangsung pada Rabu, 19 April yang lalu.

 

EDITOR: Harun S

loading...

1 KOMENTAR

  1. Masyarakat sdh makin cerdas coy…!.
    Berhati2lah dalam bertindak utk meraih simpati masyarakat.

    Utk sembako: ambil barangnya, jgn pilih partai/orangnya….hi..hi. Kalau dipilih akan jadi suap.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Bayi Kembar Siam Asal Ternate Meninggal Dunia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID -  Bayi kembar siam asal Ternate, Maluku Utara, Khalisa Soetomo Tjan, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya, Jumat (22/6) karena...
Sudrajat-Syaikhu

Jelang Debat Publik Ketiga, Pasangan Asyik Siap Tampil Optimal

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat dan Ahmad Syaikhu atau Pasangan Asyik menyatakan siap tampil optimal pada...
Partai Demokrat

Jelang Pencoblosan, Demokrat Siapkan 81 Ribu Saksi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Ketua DPD Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanegara mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 81.000 orang saksi untuk bertugas mengawal proses pencoblosan di tempat pemungutan...
Uang Rupiah

BI Akan Hancurkan Uang Berstempel #2019GantiPresiden

MANADO, SERUJI.CO.ID -  Bank Indonesia (BI) akan menghancurkan uang rupiah berstempel yang marak terjadi saat ini. "BI tidak pernah mengeluarkan uang rupiah yang berstempel ganti presiden...
tenaga kerja asing

Protes Dipekerjakannya TKA, 62 Orang Ditahan Polisi

AFRIKA SELATAN, SERUJI.CO.ID - Polisi Afrika Selatan pada Kamis (21/6) menangkap 62 orang karena menghalangi jalan guna memprotes dipekerjakannya tenaga kerja asing sebagai pengemudi truk. Polisi...