Djoko Suyanto Titip Stabilitas dan Keamanan Jakarta Pada Sandiaga Uno

JAKARTA – Marsekal (Pur) Djoko Suyanto, Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bertemu dengan Sandiaga Uno, calon Wakil Gubernur Jakarta, hari ini, Jumat (3/3).

Dalam pertemuan tersebut, Djoko Suyanto menitipkan kepada Sandiaga agar menjaga stabilitas dan keamanam di wilayah Jakarta.

“Jakarta sebagai ibukota dari Indonesia yang sekarang sangat seksi di internasional, setelah China dan India. Jakarta ini adalah sebuah destinasi bukan hanya investasi, destinasi dari pusat pengaruh dunia. Ini yang harus kita hadirkan Jakarta yang stabil Jakarta yang tidak terpecah belah apalagi Jakarta yan terkotak-kotak,” jelas Sandiaga sebagaimana dilansir Antara.

Suyanto yang juga matan Panglima TNI, menyampaikan kepada Sandiaga, isu primodialisme sama sekali tidak relevan. Yang relevan itu justru isu-isu sosial, ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, harga bahan pokok, isu keamanan dan isu geopolitik.

Petemuan antara Djoko Suyanto dengan Cagub yang berpasangan dengan Anies Baswedan ini berlangsung di rumah makan Bale Bengong, Jakarta Timur.

Sebagaimana diketahui pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno melaju keputaran kedua bersama pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, untuk memperebutkan Kursi DKI-1 dalam pilkada DKI 2017.

EDITOR: Harun S

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.