Didukung PDIP-Gerindra, Gus Ipul Diprediksi Dukung Jokowi di Pilpres 2019

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengamat politik dari Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag), Surabaya, Kris Laga Kleden memprediksi calon Gubernur Jatim nomor urut 2 Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dalam Pilpres 2019 akan memberikan dukungan kepada Jokowi, ketimbang pada Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Menurut Kris Kleden, hal tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh PDIP kepada Gus Ipul dalam Pilgub Jatim 2018.

“Saya optimis nantinya Gus Ipul akan mendukung Presiden Jokowi di Pilpres mendatang. Hal ini dikarenakan PDIP sudah mendeklarasikan Jokowi sebagai calon Presiden PDIP tahun 2019,” katanya saat dihubungi SERUJI, di Surabaya, Jumat(9/3).

Sebagaimana diketahui, Gus Ipul mendapat dukungan koalisi PDIP, PKB, Gerindra dan PKS, untuk maju dalam Pilgub Jatim 2018. Sementara menjelang Pilpres 2019, PDIP dan beberapa partai lainnya telah mendeklrasikan diri kembali akan mengusung Jokowi sebagai capres.

Gerindra dengan koalisi dekatnya PKS, telah bertekad akan kembali menghadapi Jokowi dengan mengusung calon sendiri, yang kemungkinan besar adalah Prabowo.

Kris Kleden berkeyakinan Gus Ipul tidak akan mendukung capres selain Jokowi, karena dalam Pilgub Jatim, PDIP all-out memberikan dukungan pada Gus Ipul dan jadi partai penyokong utama pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno.

“Kalau sampai Gus Ipul tidak mendukung Jokowi, saya pikir Gus Ipul tak punya rasa terima kasih karena PDIP sudah mendukungnya penuh. Saya optimis Gus Ipul tidak seperti itu,” pungkasnya.

Sementara itu Gus Ipul tidak memberikan jawaban jelas apakah akan memberikan dukungan pada Jokowi pada Pilpres mendatang.

“Kami tidak boleh memutuskan sendiri calon Presiden,” kata Gus Ipul saat blusukan di Kampung Nelayan Kenjeran, Surabaya, sebagaimana dilansir kompas, Rabu (28/2), menjawab pertanyaan media terkait dukungannya setelah PDIP mendeklarasikan mendukung kembali Jokowi dalam pilpres 2019.

Gus Ipul juga memastikan bahwa ia tidak akan berbeda dukungan dengan pasangannya, calon Wakil Gubernur Jatim Puti Guntor Soekarno, yang merupakan kader PDIP, dalam Pilpres 2019. “Kami tidak mungkin berbeda dukungan,” jelasnya.

Ketika didesak wartawan apakah akan mendukung Jokowi, Gus Ipul mengatakan, yang sudah tergambar jelas tidak perlu ditanyakan.

“Ya iyalah, Pak Jokowi. Memang ada calon lain?” tegasnya. (Setya/Hrn)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.