Dahnil: Novel Sudah Berkali-kali di Teror Akibat Keteguhannya Ungkap Korupsi

JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa teror yang dialami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (NB), bukan kali ini saja terjadi.

“Sebelumnya, pada kasus Reklamasi, Novel pun ingin dicelakai dengan cara ditabrak, namun sahabat-sahabat tidak menyampaikan kepada Publik karena NB hanya luka kecil,” ungkap Dahnil melalui akunnya @Dahnilanzar, siang ini, Selasa (11/4).

Terkait kasus penyiraman air keras yang dialami Novel pagi tadi selepas sholat Subuh berjamaah di Masjid, Dahnil menjelaskan bahwa teror telah berlangsung terhadap Novel beberapa hari sebelumnya.

“Sejak seminggu yang lalu, rumah Novel Baswedan terus diawasi oleh orang-orang asing, para tetangga sering membagikan foto-foto orang asing tersebut,” jelas Dahnil.

Dijelaskan juga oleh Dahnil, bahwa Novel adalah contoh penyidik KPK sejati yang tidak kenal takut dalam menjalankan tugasnya. “Dia contoh pria teguh yg percaya hanya ALLAH SWT tempat bersandar dan takut,” katanya.

Dahnil juga mengajak tokoh-tokoh untuk bersikap dan memberikan dukungan pada Novel Baswedan dalam melawan para koruptor yang sering melakukan teror pada penyidik KPK yang menjalankan tugasnya memberantas korupsi.

“Siang Ini jam 15.00 WIB saya mengajak tokoh-tokoh masyarakat sipil, agama, dan lain-lain, bergabung di PP Muhammadiyah. Menyikapi dan Bergerak @TemaniNovelBaswedan,” ajak Dahnil.

 

EDITOR: Harun S

5 KOMENTAR

  1. Pasti si-Plongo gak akan ikut campur urusan pengungkapan kasus ini dengan alasan tidak mau mencapuri tugas polisi. Hahahaha…. Plongo Plongo jadi orang kok ya gak ada baik baiknya kamu jadi ngeri mbanyangi azab yang akan kau terima di jahanam kelak

  2. siap#temaniNovelBaswedan
    siap#temaniNovelBaswedan
    siap#temaniNovelBaswedan
    siap#temaniNovelBaswedan
    siap#temaniNovelBaswedan
    siap#temaniNovelBaswedan
    siap#temaniNovelBaswedan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.