Berkilah Dirawat Akibat Kecelakan, Pengacara Tegaskan Novanto Batal ke KPK

1
135
Setya Novanto hilang
Setya Novanto, Ketua Umum Partai Golkar, yang menghilang sejak Rabu (15/11) malam. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi memastikan kliennya tidak jadi ke KPK malam ini, karena kecelakaan yang dialami saat menuju ke gedung KPK, di sebuah jalan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Saat ini, Setya Novanto sudah dibawa ke Rumah Sakit Permata Hijau untuk dirawat.

“Begitu nanti kalau dokter menyatakan boleh pulang, otomatis pertama kali akan mendatangi ke KPK sebagai tanggung jawab seorang warga negara, bukan sebagai ketua, tapi sebagai seorang warga negara yang harus memberi panutan kepada rakyat,” kata Fredrich kepada awak media sesaat setelah sampai di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jl Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam.

Diungkapkan juga oleh Fredrich, kondisi Setya Novanto perlu perawatan intensif akibat kecelakaan tersebut.

“Kata dokter ada gejala geger otak, besok pagi akan di MRI. Jantungnya itu ada mepet, tekanan darahnya tinggi sekali,” katanya.

Fredrich pun memohon doa restu agar kliennya itu bisa segera sembuh.

“Saya minta doa restu mudah-mudahan kalau besok sudah sembuh, insyaallah, siapa tahu, saya juga nggak tahu, itu wewenang dokter, bukan wewenang saya,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Setya Novanto menghilang sejak Rabu (15/11) malam, setelah KPK menerbitkan surat jemput paksa atau penangkapan atas pria yang menjabat Ketua Umum Partai Golkar ini. Penerbitan surat jemput paksa ini dikeluarkan KPK setelah Setya Novanto kembali mangkir dari panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus mega korupsi KTP-el yang dijadwalkan Rabu (15/11) siang. (ARif R/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....