Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Sumatera

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf unggul sementara atas pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga dalam perhitungan scan C1 di sistem hitung (situng) real count Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Untuk melihat sebaran suara, SERUJI mengelompokkan perolehan suara berdasarkan pulau-pulau yang ada di Indonesia dan pemilihan luar negeri. Ada enam kelompok pulau yang kami susun, yakni Sumatera, Jawa, Bali-Nusra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.

Data diambil SERUJI dari Situng KPU yang telah masuk hingga pukul 04.25 WIB pada Kamis (25/4).

Di Sumatera, Prabowo Unggul Telak dengan 57,23 Persen

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (25/4/2019) pukul 04.25 WIB untuk Sumatera.

Di pulau Sumatera, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 38.879.195 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebesar 14.561.226 suara (37,45%).

Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul cukup telak di pulau yang disebut Andalas ini dengan memperoleh dukungan 8.333.852 suara (57,23%). Sementara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf hanya berhasil mendulang 6.227.374 suara (42,77%).

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (25/4/2019) pukul 04.25 WIB untuk Sumatera berdasarkan jumlah perolehan suara.

Provinsi Sumatera Barat menjadi penyumbang suara terbesar untuk pasangan yang diusung koalisi Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, dan Berkarya ini. Di provinsi yang juga disebut Ranah Minang ini, Prabowo-Sandi berhasil memperoleh dukungan sebanyak 1.523.932 suara (86,63%). Sementara Jokowi-Kh Ma’ruf hanya dapat mengumpulkan dukungan sebanyak 235.169 suara (13,37%).

Hasil real count sementara di situs KPU pada Rabu (25/4/2019) pukul 04.25 WIB untuk Sumatera berdasarkan jumlah persentase suara.

Selain Sumatera Barat, provinsi Aceh dan Sumatera Selatan juga memberikan dukungan suara yang cukup besar bagi pasangan Prabowo-Sandiaga.

Pasangan Jokowi-KH Ma’ruf di pulau Sumatera unggul dibeberapa provinsi, seperti Sumatera Utara (55,82%), Lampung (56,82%), Bangka Belitung (63,76%), dan Kepulauan Riau (55,28%).

Berikut Tabel Sebaran Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Sumatera

Dari Tabel ini terlihat bahwa hingga Kamis (25/4) pukul 04.25 WIB jumlah suara yang sudah masuk ke Situng KPU dari pulau Sumatera adalah sebesar 37,45 persen dari total DPT sejumlah 38.879.195 pemilih.

Provinsi Bengkulu hampir menuntaskan perhitungan scan C1 nya dengan jumlah suara yang sudah masuk sebesar 82,80% dari DPT 1.399.108. Diikuti provinsi Bangka Belitung (61,81%) dan provinsi Kepulauan Riau (52.01%).

PROVINSITOTAL SUARAPROGRES DPT (%)DPTJOKOWIPRABOWO
ACEH1.231.12634,94%3.523.77417,07%82,93%
SUMUT2.957.58730,22%9.785.75355,82%44,18%
SUMBAR1.759.10147,31%3.718.00313,37%86,63%
RIAU1.426.02136,91%3.863.19740,49%59,51%
JAMBI1.024.34541,38%2.475.65544,47%55,53%
SUMSEL2.105.65635,83%5.877.57540,01%59,99%
BENGKULU1.158.49782,80%1.399.10849,93%50,07%
LAMPUNG1.683.05427,71%6.074.13756,82%43,18%
BABEL576.45061,81%932.56963,76%36,24%
KEPRI639.38952,01%1.229.42455,28%44,72%
TOTAL14.561.22637,45%38.879.19542,77%57,23%

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.