Beredar SPDP Setya Novanto Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menentapkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus mega korupsi KTP elektronik (KTP-el).

Hal tersebut tercantum dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) KPK yang fotonya beredar luas dikalangan wartawan sejak Senin (6/11) siang.

“Dengan ini diberitahukan bahwa pada hari Selasa, tanggal 31 Oktober, telah dimulai penyidikan perkara tindak pidana korupsi dalam Pengadaan Paket Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional (KTP Elektronik) tahun 2011 s/d 2012 pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto, bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjono, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri dan Sugiharto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dirjen Dukcapil Kemendagri dan kawan-kawan,” bunyi penetapan dalam surat berkop dan berstempel KPK dengan nomor B-619/23/11/2017 tertanggal 3 November 2017 tersebut.

Surat yang ditandatangani direktur penyidikan Aris Budiman tersebut ditembuskan kepada pimpinan KPK.

SPDP penetapan kembali Setya Novanto sebagai tersangka korupsi KTP-el yang beredar luas di kalangan wartawan. (SERUJI)

Sementara itu kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengaku belum menerima surat KPK yang menetapkan kliennya sebagai tersangka korupsi KTP-el untuk kedua kalinya tersebut.

“Saya belum pernah menerima surat penetapan tersangka Pak Setnov,” kata Fredrich di Jakarta, Senin (6/11).

Juru bicara KPK saat dikonfirmasi awak media juga membantah bahwa KPK telah mengeluarkan SPDP untuk Setya Novanto yang baru saja memenangkan gugatan praperadilan melawan KPK terkait penetapan sebagai tersangka korupsi KTP-el.

“‎Belum ada. Kami masih fokus di lima orang ini, dan juga perbuatan konstruksi penanganan perkara. Di sidang kan kami ajukan saksi serta bukti-bukti,” kata Febri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (6/11).

(ARif R/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.