Apresiasi Festival Java Jazz, Sandiaga: Mata Dunia Melihat Event Yang Membanggakan


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku bangga dan memberikan apresiasi besar terhadap festival musik Java Jazz. Bahkan di tengah kesibukannya, Sandi menyempatkan diri menghadiri hari terakhir penyelenggaraan musik yang sejak awal tahun 2000-an mampu menyedot animo pecinta musik dunia itu.

Mengenakan kaos hitam dan topi biru, Sandiaga yang datang bersama sejumlah temannya ini mengaku sangat mendukung pagelaran musik yang digagas oleh Peter F. Gontha tersebut.

“Saya sangat mendukung ini, bahwa Java jazz festival ini oleh pak Peter gonta sudah menjadi ikon. Sehingga semua mata dunia melihat ke Indonesia bahwa Indonesia punya event yang bisa kita banggakan, menarik begitu banyak pengunjung selama 3 hari,” ujar Sandiaga Uno di Kemayoran, Jakarta, Ahad (3/3) malam.

“Mohon Pak Peter terus kembangkan. Karena ini perlu fasilitas dari pemerintah, dan kami yakin bahwa dengan kegiatan seperti ini nama Indonesia akan lebih baik ke depan dan ekonomi akan lebih bergerak khususnya ekonomi kreatif,” sambungnya.

Selain nama baik Indonesia di kancah musik dunia, hal lain yang paling disoroti Sandiaga adalah, acara pagelaran internasional semacam ini secara langsung akan menyerap tenaga kerja dan memajukan sektor ekonomi kreatif.

“Kalau kita lihat, event seperti bisa menarik begitu banyak peluang usaha dan anak muda kita, entrepreneur-entrepreneur kita bisa melihat bagaimana menciptakan suatu inovasi lapangan kerja seperti ini,” tuturnya.

Ke depan lanjut Sandi, harusnya kegiatan yang menjadi landasan terbangunnya ekonomi kreatif semacam Java Jazz harus sudah semakin tumbuh di Indonesia.

“Ekonomi kreatif di Amerika sudah menjadi bagian besar daripada pertumbuhan ekonominya. Di Indonesia masih di bawah 10 persen. Jadi kita harus tingkatkan ke arah 15 sampai 20 persen,” ujarnya.

Java Jazz merupakan festival musik jazz terbesar yang diselenggarakan setiap tahun pada awal bulan Maret sejak tahun 2005 di Jakarta. Selain menghadirkan musisi jazz mancanegara maupun dalam negeri, festival ini juga diperkaya musisi dari genre musik yang lain seperti R&B, Soul dan Reggae.

Beberapa dari musisi terkemuka yang pernah hadir pada festival ini diantaranya adalah James Brown, Earth, Wind & Fire, Eric Benet, Bubi Chen, dan Angie Stone. Sementara pada tahun 2007, Sergio Mendes, Chaka Khan, Lisa Ono dan Jamie Cullum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close