Evan Dimas

Evan Dimas Pamit dari Bhayangkara FC

Fatih Seferagic

Fatih Seferagic Jadi Imam Masjid Alumni IPB

Alat Bukti Video Tunjukkan Ustadz Alfian Tidak Sebut Teten Masduki Kader PKI, Lantas?

5
Kuasa hukum Ustadz Alfian Tanjung, Abdullah Alkatiri (tengah), Jakarta, 13/9/2017. (foto:Achmad/SERUJI)

JAKARTA – Laporan Kepala Staf Kepresiden terhadap Ustadz Alfian Tanjung dinilai tak layak untuk dilanjutkan. Sebab, berdasarkan, hasil pemeriksaan yang dilakukan pada ‎Selasa (12/9) kemarin oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, diketahui pemeriksaan berdasar laporan seseorang yang mengaku mewakili Teten, yang bernama Ifdhal Kasim.

Ustadz Alfian diperiksa sebagai saksi dan disodorkan 29 pertanyaan. Ketika Penyidik bertanya kepada Ustadz Alfian, atas dasar ia mengatakan Teten Masduki adalah PKI atau Kader PKI? Dijawab Ustadz Alfian “saya di dalam ceramah tersebut  tidak ada menyebut Teten itu PKI atau kader PKI”.

Dalam rekaman video yang dijadikan barang bukti tersebut, ternyata setelah diselidiki tidak ada dugaan pencemaran nama baik. ‎Menurut kuasa hukum Ustadz Alfian Tanjung, Abdullah Alkatiri, Teten merasa dirinya dicemarkan nama baiknya oleh Ustadz Alfian sebagaimana di dalam ceramahnya pada tanggal 1 Oktober 2016 di Masjid Jami’ Said Naum Tanah Abang Jakarta Pusat.

“Karena itu, kami menilai bahwa pasal yang dilaporkan kepada Ustadz Alfian adalah Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP sudah cacat sejak awal, harusnya Polisi menolak laporan tersebut karena barang bukti video yang disodorkannya tidak ada sama sekali ujaran pencemaran nama baik atau fitnah,” kata  Alkatiri.

Menurut Alkatiri, penegakan hukum seperti yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap ustadz Alfian yang kurang hati-hati dalam mencermati ucapan yang diucapkan dalam video tersebut, sangat merugikan kliennya.

“Kami sangat menyesalkan proses penyelidikan terhadap Ustadz Alfian ini, karena itu perkara dengan nomor laporan LP/153/II/2017/Ditreskrimum ini tidak layak untuk dilanjutkan atau dengan kata lain harus dihentikan,” tukasnya. (Achmad/Efka)

BAGIKAN
loading...

5 KOMENTAR

  1. Jangan harap dilepaskan begitu saja. Karena kalau sudah niat, banyak cara bisa dilakukan. Kita lihat saja, apa lagi langkah pol*** untuk memenjarakan ulama kita. Penegak keadilan yang sudah tidak adil. Tuduhan yang remang-remang langsung ditindak tegas, tapi yang jelas-jelas makar, sudah jadi tersangka pun, masih dibiarkan bebas. Posisi berdiri menentukan aksi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Khofifah Indar Parawansa

Spanduk Golkar Dukung Khofifah Bertebaran di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Spanduk berlambang Golkar mendukung bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah mulai bertebaran di sejumlah titik di Kota Surabaya. Spanduk...
Spanduk dukungan Setnov ke RK

Spanduk Dukungan dari Setnov Bertebaran, Ini Respon Ridwan Kamil

BANDUNG, SERUJI.CO.ID -  Kandidat calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, enggan mengomentari beredarnya spanduk dan baliho yang bergambar dirinya bersama ketua DPP Golkar, Setya Novanto...
Jurnalis

IJTI Serukan Jurnalis Televisi Jaga Profesionalitas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat menyerukan kepada jurnalis televisi untuk tetap menjaga profesionalitas menyusul adanya salah satu jurnalis televisi yang disebut-sebut...
Pilgub

Serunya Dinamika Pilgub Sumatera Utara

SERUJI.CO.ID - Pemilihan Gubernur Sumatera Utara memang masih delapan bulan lagi. Namun, bagi warga Sumut, dinamika yang muncul mungkin tidak kalah seru dibandingkan dengan...
Gedung Kementerian BUMN

Saham Tiga BUMN Tambang Beralih Kepemilikan Akhir November

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tiga badan usaha milik negara yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit AsamTbk (PTBA) dan PT Timah Tbk (TINS) akan melakukan...
Mobil Volkswagen

Unik! Body Mobil Ini Terbuat Dari Kayu

BANTUL, SERUJI.CO.ID - Umumnya kendaraan roda empat memiliki body dan juga detail dari bahan besi, fiber, dan berbagai logam lainnya. Namun sebuah mobil yang...