AA Gym: Video Kampanye Ahok Fitnah Sangat Kotor dan Keji

JAKARTA – Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, KH. Abdullah Gymnastiar mengecam keras video kampanye pasangan calon nomor urut dua dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat yang diunggah pada Ahad 9 April lalu melalui akun Twitter @basuki_btp.

“Pa AHOK saya PROTES KERAS video kampanye yang sangat menyudutkan umat Islam, ini fitnah yang sangat kotor dan keji,” kata Ulama yang akrab disapa Aa Gym ini di akun Twitternya @aagym hari ini, Senin (10/4), sambil mengunggah sebuah cuplikan dari video yang memperlihatkan sekelompok pengunjuk rasa berpeci dengan latar belakang spanduk yang bertuliskan “Ganyang Cina”.

Aa Gym dengan tegas mengatakan bahwa dalam video yang memperlihatkan adanya unjuk rasa sekelompok orang yang divisualkan sebagai muslim dengan latar belakang spanduk “Ganyang Cina”, sebagai bentuk fitnah keji kepada aksi-aksi umat Islam yang pernah dilakukan.

“Tak pernah kami mengatakan ganyang Cina sekalipun berjuta umat Islam berkumpul, bahkan kami menghormati,,, mengapa membuat video Fitnah ini?,” kata Aa Gym.

Namun Ulama yang dikenal dengan gaya berbicaranya yang khas ini dan tutur katanya yang santun, mengingatkan agar umat Islam Indonesia tidak terpancing dengan provokasi yang dengan sengaja dilakukan Ahok dalam video kampanyenya tersebut.

“Kepada semua umat Islam yang terluka dengan kampanye kotor ini, diserukan tetap tenang dan jangan terprovokasi, jaga akhlak perkuat ibadah,” kata Aa Gym.

Sebagaimana diketahui, video kampanye Ahok yang disertai tagar #BeragamItuBasukiDjarot diunggah akun @basuki_btp milik Ahok ke Twitter. Video tersebut langsung mendapat kecaman netizen karena dengan sengaja dibuat untuk menyudutkan dan memfitnah umat Islam suka melakukan kekerasan serta adanya aksi “Ganyang Cina” yang secara vulgar dipertontonkan dalam video tersebut.

Berbagai kalangan mengecam video tersebut sebagai bentuk provokasi yang berbahaya dan menyudutkan umat Islam. Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dengan tajam mengatakan video tersebut sebagai kampanye bodoh dari Ahok yang terus dipelihara.

“Sy baru lihat video rasis yg gambarkan seolah warga Jkt n muslim penuh kekerasan. Kampanye bodoh yg terus dipelihara,” kata Fadli melalui akunnya @fadlizon.

EDITOR: Harun S

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER