Disperindag: Sanksi Tegas Bagi Pelaku Usaha yang Tidak Terapkan HET Beras

0
87
harga beras
Harga beras di pasaran (ilustrasi)

JAMBI – Dinas Peridustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi mengimbau pelaku usaha yang melakukan penjualan beras wajib menerapkan harga eceran tertinggi (HET) beras, guna menstabilkan harga beras di pasar tradisional dan pasar modern.

Kepala Disperindag Provinsi Jambi, Ariansyah di Jambi, Ahad (17/9), mengatakan pelaku usaha dalam melakukan penjualan beras secara eceran wajib mengikuti ketentuan HET beras yang sudah ditetapkan sesuai dengan Permendag nomor 57/M-DAG/PER/8/2017.

“Kami sosialiasasikan dulu, dan dalam sosialisasi ini akan diberikan masa percobaan dalam kurun waktu 14 hari kedepan terhadap pelaku usaha distributor dan produsen untuk menerapkan harga eceran tertinggi itu,” katanya.

Kemudian setelah sosialisasi itu dalam dua bulan ke depan tim Satgas Pangan akan memantau harga beras yang sudah ditetapkan, jika ditemukan pelaku usaha tidak mengindahkan peraturan itu, maka akan ditindak.

“Bagi pelaku usaha, distributor atau pedagang beras yang tidak mengindahkan ketentuan harga yang sudah ditetapkan akan kita berikan sanksi tegas,” ujarnya.

Selain itu sebelum aturan tersebut diikuti, pihaknya melakukan sosialisasi HET beras kualitas medium yang merupakan jenis beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 25 persen.

Sedangkan untuk beras premium merupakan jenis beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 15 persen.

“HET beras adalah barga jual tertinggi beras dan atau curah di pasar rakyat, toko modern dan tempat penjualan eceran lainnya,” katanya. Ariansyah menamambahkan, pemerintah telah menetapkan HET untuk komoditas beras kualitas medium dan premium, dalam upaya untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengendalikan tingkat inflasi.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Febri Diansyah

KPK Imbau Masyarakat Aktif Laporkan Indikasi Korupsi Program Pertanian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau masyarakat proaktif melaporkan indikasi tindak pidana korupsi program pertanian. "Kalau terjadi dugaan penyimpangan tentu harus dipertanggungjawabkan," kata...

Polisi Riau Amankan 723 Botol Bir Berbagai Merek

KUANTAN SINGINGI, SERUJI.CO.ID - Tim Polres Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mengamankan sebanyak 723 botol bir berbagai merek dari sebuah toko di kawasan Sungai...

Disambut Antusias Mahasiswa Indonesia, Anies Minta Didoakan Tetap Istiqomah

ISTAMBUL, SERUJI.CO.ID - Dalam kunjungan kerjanya ke Turki, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan masyarakat dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di...

TNI Kembali Evakuasi Tiga Guru dari Aroanop Mimika

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - TNI AD yang tergabung dalam Satuan Tugas Terpadu Penanganan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali mengevakuasi sebanyak 13 guru SD dari...
Tri Rismaharini

Risma Minta Dinsos Cek Kesehatan Keluarga Korban HIV

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta dinas sosial setempat mengecek kondisi keluarga atau tiga orang anak yang hidup sebatang kara karena...