Rupiah Kembali Tersungkur ke Rp15.200 Pada Perdagangan Akhir Pekan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Selama seminggu ini nilai tukar rupiah hanya berayun disekitar Rp15.200 per dolar AS. Setelah pada penutupan perdagangan pasar spot kemarin di Jakarta, rupiah menguat ke Rp15.176 per dolar AS, pagi ini, Jumat (26/10) rupiah tersungkur lagi menyentuh Rp15.200 per dolar AS.

Pada pukul 10.00 WIB, pantauan SERUJI di pasar spot antar Bank di Jakarta, rupiah ditransaksikan melemah di Rp15.194 per dolar AS, melemah 18 poin dibanding penutupan Kamis (25/10).

Dari situs Bloomber yang dipantau SERUJI, rupiah bergerak dari Rp15.193 sampai dengan Rp15.210 per dolar AS. Saat ini rupiah diperdagangkan di Rp15.205 per dolar AS.

Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova mengatakan sentimen imbal hasil obligasi Amerika Serikat masih menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan mata uang rupiah terhadap dolar AS.

“Imbal hasil obligasi AS yang berada di atas angka tiga persen memicu dana-dana di pasar negara berkembang mengalir ke sana sehingga permintaan dolar AS meningkat dan menekan rupiah,” kata Rully di Jakarta, Jumat (26/10).

Baca juga: Penutupan Perdagangan Rupiah Menguat Rp15.176 per Dolar AS

Kendati demikian, lanjutnya, fluktuasi rupiah relatif kondusif masih di bawah angka Rp15.200 per dolar AS, menunjukkan fundamental ekonomi nasional yang solid.

“Kondisi nilai tukar rupiah saat ini menunjukkan kepercayaan pelaku pasar terhadap kondisi perekonomian domestik di tengah perkembangan global yang bervariasi,” katanya.

Ia mengatakan pelaku pasar optimistis pertumbuhan ekonomi 2018 dapat mencapai di atas lima persen, situasi itu cukup berpengaruh positif bagi rupiah secara jangka menengah dan panjang.

“Jangka pendek rupiah akan tetap berfluktuasi merespon sentimen berita terbaru, namun untuk jangka panjang pergerakannya masih akan positif,” katanya. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER