Penutupan Perdagangan Rupiah Menguat Rp15.176 per Dolar AS

0
6
  • 7
    Shares
Uang Rupiah
(Ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Jelang penutupan perdagangan antarbank di Jakarta sore ini, Kamis (25/10) rupiah menguat menjadi Rp15.176 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.189 per dolar AS.

Pengamat pasar uang dari Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova mengatakan fundamental ekonomi nasional yang solid menjadi salah satu faktor yang menjaga rupiah stabil dengan kecenderungan menguat.

“Pertumbuhan ekonomi 2018 diperkirakan masih mampu mencapai di atas lima persen, neraca perdagangan kita juga surplus, itu cukup membantu menopang rupiah di tengah kekhawatiran pasar terhadap perang dagang,” katanya di Jakarta, Kamis (25/10).

Kendati demikian, menurutnya, apresiasi rupiah relatif terbatas di tengah imbal hasil obligasi AS yang berada di atas tiga persen. Kondisi itu dapat membuat aliran dana masih akan cenderung mengarah ke Amerika Serikat.

Baca juga: Rupiah Kembali Bertekuk Lutut Hadapi Keperkasaan Dolar, Tembus Rp15.200

Sementara itu, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan sebagian pelaku pasar khawatir terhadap pertumbuhan ekonomi AS akan melambat akibat proyeksi suku bunga acuan the Fed yang akan lebih tinggi.

“Suku bunga yang naik akan menjadi masalah bagi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat ke depannya,” katanya.

Sementara itu, sesuai kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis hari ini, tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp15.210 dibanding sebelumnya Rabu (24/10) di posisi Rp15.193 per dolar AS. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU