Awas Rp15.000 per Dolar, Rupiah Terus Melemah Mendekati Nilai Saat Krisis 1998


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin terperosok hari ini, Selasa (4/9). Dalam pembukaan perdagangan pagi, nilai rupiah langsung menyentuh Rp14.822 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah ini turun dibanding penutupan perdagangan Senin (3/9) sore kemarin, yang telah menyentuh Rp14.815 per dolar AS.

Mengutip Bloomberg, nilai tukar pagi ini diperkirakan akan bergerak di Rp14.822-Rp14.845 per dolar AS.

Pelemahan rupiah ini, mendekati nilai tukar rupiah saat krisis monetert terjadi di Indonesia pada tahun 1998. Jika Rupiah sampai menyentuh Rp15.000 per dolar AS, maka akan menjadi yang terendah sejak krisi moneter 1998 yang membawa jatuhnya ekonomi Indonesia.

Nilai tukar rupiah telah anjlok lebih dari 6 persen dalam tiga bulan terakhir. Pelemahan rupiah terus terjadi, ditengah bank sentral yang terus melakukan intervensi di pasar mata uang dan obligasi untuk membantu menangkal aksi jual. Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga empat kali sejak bulan Mei demi membendung penurunan. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close