Anggota DPR Sebut Beberapa Calon Tidak Layak Menjadi DK OJK

0
103
Mukhamad Misbakhun.

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mempertanyakan langkah sejumlah pejabat industri keuangan yang mencalonkan diri untuk duduk sebagai anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK).

Dua calon DK OJK, Sigit Pramono dan Agus Santoso, dijelaskan Misbakhun adalah orang yang sebelumnya menolak kehadiran OJK.

“Dari file-file yang saya baca, mereka tidak setuju dengan pembentukan OJK,” kata politisi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut Misbakhun menilai para pejabat keuangan yang mencalonkan diri dalam perebutan kursi DK OJK ini hanyalah sekedar memburu jabatan.

“Ketika mereka menginginkan jabatan, mereka kemudian melamar jadi OJK. Dari 14 calon DK OJK, orang seperti itu tidak pantas jadi OJK,” ungkapnya.

Misbakhun juga menyampaikan bahwa pada saat uji kelayakan dan kepatutan nanti, ia ingin menanyakan apa tujuan para pejabat tersebut ingin memimpin OJK.

Selain itu, lanjut Misbakhun, Komisi XI DPR RI akan mengundang Panitia Seleksi Calon Anggota DK OJK untuk memberikan penjelasan perihal proses seleksi dari pendaftar menjadi calon anggota DK OJK. “Komisi XI ingin meminta penjelasan, soal proses seleksi dan pertimbangan memilih pendaftar menjadi calon,” katanya.

Sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengirimkan susunan nama-nama calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan periode 2017-2022 kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada akhir Maret lalu.

Dalam lampiran Surat Presiden Nomor R-18/Pres/03/2017 tertanggal 22 Maret 2017, Jokowi mencantumkan 14 nama calon DK OJK dengan susunan sebagai berikut;

1. Ketua:
– Wimboh Santoso
– Sigit Pramono

2. Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik:
– Agus Santoso
– Riswinandi

3. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan:
– Heru Kristiyana
– Agusman

4. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal:
– Nurhaida
– Arif Baharudin

5. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya:
– Edy Setiadi
– Hoesen

6. Ketua Dewan Audit:
– Haryono Umar
– Ahmad Hidayat

7. Anggota bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen:
– Tirta Segara
– Firmanzah

EDITOR: Harun S

Komentar

BACA JUGA

Serang Markas Tentara Afghanistan, Gerilyawan Taliban Tewaskan 18 Orang

LASHKAR GAH, SERUJI.CO.ID - Serangkaian serangan petempuran di Afghanistan menewaskan lebih dari 20 orang, kata pejabat pada Selasa (20/2). Serangan tersebut terjadi menjelang penyelenggaraan pertemuan...
madura united

Fabiano Terpeleset Sebabkan Madura United Kalah dari Persebaya

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Fabiano Beltrame terpeleset saat melakukan eksekusi penalti dan bola tendangannya melayang di atas mistar Persebaya, sehingga Madura United menelan kekalahan pada...
madura united

Kalah dari Persebaya, Mario Gomes Lakukan Evaluasi Tim Madura United

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Pelatih Madura United FC Mario Gomes De Oliviera menyatakan, dirinya perlu melakukan evaluasi terhadap tim secara menyeluruh setelah dikalahkan Persebaya Surabaya...

Menang Atas Benevento, Inter Milan Peluang Lolos Fase Grup Liga Champions

MILAN, SERUJI.CO.ID - Gol-gol di babak kedua dari dua bek tengah Milan Skriniar dan Andrea Ranocchia membawa Inter Milan menang 2-0 atas tamunya yang...

Menang Telak, Suarez Cetak Tiga Gol di Gawang Girona

BARCELONA, SERUJI.CO.ID - Para penyerang Barcelona Lionel Messi, Philippe Coutinho, dan Luis Suarez bekerja sama dengan apik dan menang 6-1 atas Girona pada Sabtu...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...