Ketimpangan Indonesia Keenam Terburuk di Dunia

38
Ketimpangan di Indonesia masih menjadi perhatian serius.

JAKARTA – Meski menurun sejak tahun 2014 lalu, tingkat ketimpangan pendapatan di Indonesia masih tergolong tinggi. Bahkan, Oxfam dan International NGO Forum on Indonesia Development (INFID) melaporkan, tingkat ketimpangan Indonesia berada pada posisi keenam terburuk di dunia.

Juru Bicara Oxfam Indonesia Dini Widiastuti menjelaskan, 1 persen orang terkaya Indonesia menguasai 49 persen total kekayaan pada tahun 2016. Sementara 10 persen orang terkaya, menguasai 77 persen total kekayaan.

Lebih lanjut menurutnya, empat miliader paling kaya di Indonesia memiliki kekayaan USD 25 miliar lebih banyak dari total kekayaan 100 juta penduduk miskin yang digabungkan hanya mencapai USD 24 miliar.

Sementara total kekayaan 40 persen penduduk paling miskin di Indonesia kalau digabungkan hanya mencapai 1,4 persen dari total kekayaan nasional.

“Orang paling kaya di Indonesia membutuhkan waktu 22 tahun untuk menghabiskan kekayaannya bila ia berbelanja USD 1 juta per hari,” kata dia kepada media di Hotel Aryaduta, Kamis (23/2).

Bahkan, bahkan bunga yang didapat dari kekayaan orang terkaya Indonesia mencapai seribu kali jumlah uang yang dibelanjakan penduduk miskin selama setahun. Oleh karena itu, jumlah uang yang dihasilkan setiap tahunnya dari orang terkaya tersebut cukup untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Mengutip data terbaru Forbes, Kamis (23/2), empat miliarder terkaya di Indonesia antara lain  R. Budi Hartono pemilik Grup Djarum dengan kekayaan tercatat USD 8,1 miliar.

Kakak Budi Hartono, Michael Hartono menduduki posisi kedua, mendulang kekayaan dari Grup Djarum dan Bank Central Asia, dengan kekayaan USD 7,9 miliar.

Di posisi ketiga, Chairman CT Corp Chairul Tanjung bertengger dengan kekayaan USD 4,6 miliar Keempat, ada Sri Prakash Lohia, juragan petrokimia dan tekstil yang membangun kekayaan USD 4,2 miliar di bawah bendera Indorama Corp.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama