Ribuan Penumpang Terlantar, Akibat Supir Angkot Unjuk Rasa

Sementara itu, sejumlah pengemudi angkot terlihat menuju Kantor Wali Kota Bandarlampung untuk menyampaikan aspirasinya terkait keberadaan angkutan berbasis daring.

Pihak kepolisian mengatur lalu lintas dengan meminta para sopir memarkirkan angkotnya di Halaman Masjid Agung Al Furqon dan mereka berjalan kaki ke Kantor Wali Kota Bandarlampung.

Sebelumnya, Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono meminta aksi atau demonstrasi Perhimpunan Pemilik dan Pengemudi Angkutan Kota Bandarlampung (P3ABL) yang direncanakan pada Selasa (19/9) agar berjalan damai, tidak ada tindakan anarkis seperti beberapa waktu lalu.

“Saya minta aksi yang dilakukan oleh P3ABL berlangsung dengan damai, tanpa ada tindakan yang merugikan masyarakat,” kata Murbani Budi Pitono di Bandarlampung.

P3ABL menggelar aksi damai atau mimbar bebas yang menuntut Pemkot Bandarlampung tidak memberikan izin terhadap angkutan berbasis daring dan juga menuntut agar menutup aplikasi angkutan berbasis daring tersebut.

Murbani mempersilahkan P3ABL menggelar aksi selama itu berlangsung dengan damai dan tertib.

“Jika aksi membahayakan masyarakat khususnya pengguna jalan yang lain, akan dilakukan tindakan tegas,” kata dia. (Ant/SU01)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER