Selain akibat masalah sepele tersebut, Edy menambahkan masalah klasik antara dua fakultas itu menjadi alasan pemicu bentrokan.
“Jadi informasinya juga ada masalah klasik dua Fakultas ini yang sampai saat ini belum terselesaikan. Mudah-mudahan malam ini selesai dan tidak terjadi insiden serupa,” urainya.
Bentrokan dua Fakultas di Universitas Riau terjadi sejak Kamis sore. Hingga malam sekitar pukul 22.00 WIB, suasana kampus masih mencekam.
Aksi saling serang terjadi hingga menyebabkan sejumlah mahasiswa terluka. Aksi tersebut diperparah dengan pembakaran sejumlah papan bunga ucapan selamat wisuda.
Dua pleton personel gabungan Polresta Pekanbaru hingga malam ini masih siaga di lokasi bentrokan. Polisi bersama pihak rektorat dan dekan kampus juga masih terus melakukan mediasi, sementara ratusan mahasiswa tampak belum membubarkan diri meski situasi terpantau aman.
“Saat ini situasi kondusif dan kita berhasil ambil alih. Kita jugas masih terus berupaya membantu mediasi,” lanjut Edy.
Bentrokan antara Fisip dan Teknik Universitas Riau bukan kali ini saja terjadi. Dalam beberapa kesempatan beberapa tahun lalu, bentrokan antar penuntut ilmu perguruan tinggi negeri itu pernah terjadi. (Ant/SU01)
