close

Pemkot Langsa Evaluasi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Guna mewujudkan kawasan bebas asap rokok, Pemerintah Kota (Pemkot) Langsa melalui Dinas Kesehatan mengevaluasi penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui kegiatan sosialisasi di aula hotel Kartika Langsa, Rabu (29/8).

Ketua panitia pelaksanak Mursal mengatakan, pihaknya telah melakukan observasi ke sejumlah instansi pemerintah, Satuan Kerja Perangkat Kota, Puskesmas dan Sekolah untuk menginventarisir masalah atau kendala yang dihadapi dalam menerapkan program KTR.

“Tim Kawasan Tanpa Rokok melakukan observasi ke Instansi Pemerintah dari tanggal 28 Juni sampai 29 Juli 2018, ke 15 Satuan Kerja Perangkat Kota, 5 Puskesmas, sedangkan Komunitas Keren Tanpa Rokok melakukan observasi ke 15 Sekolah yang dilaksanakan pada tanggal27 Juni sampai 21 Juli 2018,” ungkapnya.

Baca juga: Kemenkes: Penurunan Prevalensi Merokok Turunkan Biaya Kesehatan


Mursal menambahkan, sosialisasi ini diikuti oleh 45 peserta yang terdiri dari 15 Kepala SKPK, 5 Kepala Puskesmas, 15 Kepala Sekolah dan pegawai struktural Dinas Kesehatan Kota Langsa. Menghadirkan 3 narasumber, yaitu Asisten I Pemeritahan Kota Langsa, Kepala Dinas Kesehatan Kota Langsa dan anggota DPRK Langsa.

Lebih lanjut Mursal mengatakan, evaluasi ini bertujuan untuk melihat sejauh mana penerapan KTR di Instasnsi Pemerintah dan sekolah, melakukan monitoring dan evaluasi sadar hidup sehat di wilayah Kota Langsa.

Sementara itu, Suriyatno Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Pemko Langsa saat membuka acara mengatakan, Pemerintah Kota Langsa berkomitmen untuk menerapkan Kawasan Tanpa Rokok.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Perbanyak Kawasan Tanpa Asap Rokok

“Saat ini Pemerintah Kota Langsa telah menunjukkan komitmennya dengan mengeluarkan kebijakan Qanun (Perda) Nomor 1 tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok dan di tahun 2018 ini melakukan evaluasi terhadap penerapan Kawasan Tanpa Rokok,” ujarnya.

Dikatkannya, hal tersebut sesuai dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2017.

“Germas adalah upaya pemerintah untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk hidup sehat,” tandasnya.

Suriyatno juga mengajak para kepala SKPK untuk berjuang bersama guna menyehatkan masyarakat dengan mengimplementasikan GERMAS untuk penurunan angka kematian.(Syahrial/Hrn)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

Sosialisasi Program dan Paslon 02, Ratusan Kader PKS Depok Gelar Flashmob

"Kami semua kader kompak untuk melakukan sosialisasi program-program PKS. Kita satu kalau pilih PKS maka capres-cawapresnya Prabowo-Sandi," jelas Kemal

Jadi Tuan Rumah “Jetracer World Championship 2019”, Syafruddin: Tonggak Sejarah Jetski Indonesia

"Atlet-atlet jetski dari Indonesia sering sekali menjuarai kejuaraan internasional, tentu prestasi ini menunjukan pembinaan yang baik," ungkap Scott.

Nilai Setia Jaga Pancasila, Puluhan Ribu Alumni Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi

Deklarasi dukungan dibacakan oleh santriwati Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta Yafi Alfita.

Jokowi: Selama 4,5 Tahun Difitnah Saya Diam, Hari Ini Saya Akan Lawan !

Saya diam saja tetap masih dituding antek asing. Tapi sekarang dihadapan warga Jogja saya akan lawan

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

Sosialisasi Program dan Paslon 02, Ratusan Kader PKS Depok Gelar Flashmob

"Kami semua kader kompak untuk melakukan sosialisasi program-program PKS. Kita satu kalau pilih PKS maka capres-cawapresnya Prabowo-Sandi," jelas Kemal

Nilai Setia Jaga Pancasila, Puluhan Ribu Alumni Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi

Deklarasi dukungan dibacakan oleh santriwati Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Yogyakarta Yafi Alfita.

TERPOPULER

Tidak Terbukti Keterlibatan Prajurit di Acara Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Pada saat pensiun, RAT mengembalikan mobil dinas namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

Khofifah Mengaku Kaget Namanya Disebut Romi Terkait Jual Beli Jabatan di Kemenag

"Saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang disampaikan (Romi)," kata Khofifah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

video

Viral Video Mobil Berplat TNI di Kampanye Prabowo-Sandi, Begini Penjelasan Mabes TNI

Sebuah video yang memperlihatkan mobil berplat TNI dalam acara kampanye pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga hari ini, Jumat (22/3) viral di media sosial.