Menjaga Kearifan Lokal Sumatera Barat, DPRD Sumbar Sahkan Perda tentang Nagari

PADANG, SERUJI.CO.ID – Bersamaan dengan Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan ketiga tahun 2017, DPRD Provinsi Sumatera Barat mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Nagari, Jumat (29/12). Perda ini merupakan Perda pertama di Indonesia yang mengatur desa adat sesuai dengan Undang Undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa.

Negara mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat beseerta hak–hak tradisionalnya, oleh karena itu UU No.6 Tahu 2014 memberikan kesempatan kepada daerah untuk membentuk pemerintahan desa berdasarkan hukum adat/kearifan lokal.

Dalam Bab Ketentuan Umum, Pasal 1 Perda Nagari menyebutkan bahwa “Nagari adalah kesatuan masyarakat hukum adat secara geneologis dan historis, memiliki batas–batas dalam wilayah tertentu, memiliki harta kekayaan sendiri, berwenang memilih pemimpinnya secara musyawarah serta mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasakan filosofi dan sandi adat, Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah dan/atau berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat dalam wilayah Provinsi Sumatera Barat”.

“Perda Nagari ini sangat ditunggu–tunggu oleh masyarakat Sumatera Barat dalam rangka mewujudkan kembali eksistensi Nagari yang diselenggarakan berdasarkan hukum adat. Masyarakat sudah sangat rindu untuk menghidupkan kembali nilai – nilai dan norma adat istiadat Minangkabau sesuai filososfi *Adat Basandi Syara’ – Syara’Basandi Kitabullah yang menyatu dalam penyelenggaraan Pemerintah Nagari,” jelas Drs, H. Aristo Munandar, Ketua Pembahasan Ranperda dalam rapat paripurna tersebut.


Lebih lanjut disampaikan bahwa Komisi I DPRD Prov. Sumatera Barat, sebagai tim pembahas Ranperda, telah melaksanakan sebanyak 25 kali kegiatan dalam proses pembahasan ranperda tersebut, meliputi FGD dengan pihak terkait, kunjungan kerja ke Kab/Kota di Sumatera Barat, konsultasi ke Dirjen OTDA Kementerian Dalam Negeri dan kegiatan terkait lainnya yang berlangsung dari April–Desember 2017.

Ada 3 kelembagaan Nagari yang diatur dalam Perda Nagari ini, yaitu Kerapatan Adat Nagari (KAN), Pemerintah Nagari dan Peradilan Nagari. Terkait Peradilan Nagari, Aristo Munandar menjelaskan bahwa Tim Pembahas sudah berkonsultasi dengan Mahkamah Agung RI (MA) dan mendapat dukungan positif dari MA.

Walaupun tidak dikenal dalam sistem peradilan di Indonesia, hadirnya peradilan Nagari sejalan dengan semangat Pemerintah mendorong pemberdayaan masyarakat adat untuk lebih dapat berperan. Dengan berfungsinya peradilan Nagari, diharapkan perselisihan di masyarakat dapat diselesaikan sendiri sehingga penanganannya lebih efektif dari segi waktu dan biaya.

“Dengan disahkannya Ranperda Nagari menjadi Perda, mudah – mudah beberapa permasalahan dapat diatasi di tingkat Nagari, seperti praktik LGBT,” ujar Widiatmo, SE, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat.

(Hadi P/Hrn)

KONSULTASI

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Dampak Tiket Mahal, Bandara Soetta pun Sepi dan Pedagang Mulai Was-Was

Harga tiket melambung, Bandara Soekarno Hatta pun sepi. Pedagang was was...

Bertemu dengan Sandiaga, Inilah Harapan dan Curhat Peternak Sapi di Pasuruan

Berharap Sandi jadi Wapres, peternak sapi pasuruan curhat persoalannya.

Pantai Losari, Pusat Kuliner Khas Warga Bugis-Makassar

Jalan-jalan ke Makassar, jangan lupa mampir ke restoran terpanjang di Indonesia. Apa itu, simak laporan SERUJI

Inilah Lokasi Coto Terenak di Kota Makassar

Lokasi coto terenak di Kota Makassar... catat jika anda berkunjung ke Kota Daeng ini.

Melancong ke Kota Daeng, Jangan Lupa Coto Makassar

Jalan-jalan ke Makassar belum lengkap jika belum cicipi keenakan coto Makassar. Catat inilah lokasinya.

Pengamat Nilai Panggung Debat Kedua Milik Jokowi, Begini Alasannya

Pengamat menilai panggung debat kedua milik Jokowi. Benarkah?

Bertemu dengan Sandiaga, Inilah Harapan dan Curhat Peternak Sapi di Pasuruan

Berharap Sandi jadi Wapres, peternak sapi pasuruan curhat persoalannya.

Pengamat Nilai Panggung Debat Kedua Milik Jokowi, Begini Alasannya

Pengamat menilai panggung debat kedua milik Jokowi. Benarkah?

Dua Relawan Jokowi-KH Ma’ruf Jadi Korban Ledakan Nobar Debat

TKN Jokowi-Ma'ruf menjenguk dua korban ledakan yang terjadi di area debat calon presiden (capres) yang dirawat di RSAL Dr. Mintohardjo.

Jokowi Klaim Dalam 4,5 Tahun Tak Ada Konflik Pembebasan Lahan, Tapi Data Berkata Sebaliknya

Jokowi klaim sudah tidak ada konflik terkait pembebasan lahan dalam proyek infrastruktur. Namun data yang ditemukan SERUJI berbeda...

TERPOPULER