KPU Bangka Barat Distribusikan Kotak Suara Pemilu Untuk Pemungutan Suara Ulang


MUNTOK, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendistribusikan empat kotak suara pemilu 2019 untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang di TPS 04 Desa Sangku, Tempilang.

“Sore ini kami kirim empat kotak suara berisi surat suara dan formulir kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan digunakan untuk pencoblosan pada Sabtu (27/4),” kata anggota KPU Kabupaten Bangka Barat, Harpandi di Muntok, Jumat (26/4).

Ia menjelaskan, KPU Kabupaten Bangka Barat melaksanakan pemungutan suara ulang di satu TPS menindaklanjuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten setempat karena adanya kesalahan pada pelaksanaan pemungutan suara 17 April 2019.

“Untuk pemungutan suara ulang di TPS 04 Desa Sangku Kecamatan Tempilang akan digunakan empat jenis surat suara, yaitu surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan DPD RI, DPR RI dan surat suara pemilihan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” katanya.

Pelaksanaan pemungutan suara ulang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.00 WIB dengan melibatkan seluruh pemilih yang terdata pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS 04 Desa Sangku.

Jumlah pemilih yang terdata dalam DPT TPS 04 Desa Sangku sebanyak 274 orang pemilih ditambah tujuh orang yang terdata dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan delapan pemilih terdata di Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

“Kami sediakan surat suara sebanyak 280 lembar untuk masing-masing jenisnya, kami harapkan persediaan itu cukup untuk keperluan itu,” katanya.

Selain logistik, pihaknya juga menyiapkan para petugas KPPS di TPS itu dan sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten untuk menugaskan petugas pengawas TPS, serta pengurus partai politik untuk menyediakan para saksi.

“Setelah pencoblosan akan dilanjutkan dengan penghitungan dan rekapitulasi hasil pemungutan suara untuk selanjutnya dilaporkan ke PPK dan KPU Kabupaten Bangka Barat,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close