KIP Aceh Barat Adakan Debat Kandidat Bupati

Meulaboh, Seruji.com – Komisi Indipenden Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat hari ini Senin (16/01) melaksanakan debat antar kandidat bupati dan wakil bupati Aceh Barat. Debat dilaksanakan di Hotel Meuligo diikuti oleh tiga pasangan calon.

Dr. Afrizal Tjutra didaulat sebagai moderator dalam debat. Debat diisi dengan pemaparan visi dan misi kepemimpinan Aceh Barat 2017-2022, dilanjutkan dengan penajaman visi dan misi. Debat juga diisi saling tanya jawab antar kandidat.

Peserta debat kandidat terdiri dari tiga pasangan calon (paslon) yakni, paslon yaitu nomor urut satu pasangan DR (HC) HT Alaidinsyah dan H kamaruddin, pasangan nomor urut dua H Ramli, MS dan H Banta Puteh Syam, serta pasangan nomor urut tiga Fuad Hadi dan Muhammad Arif.

Panelis debat resmi diisi oleh para akademisi yaitu Prof. Djasman Ma’ruf, Dr. Fajran Zein, dan Dr. Yanis Rinaldi. M.Hum.

Agenda pilkada yang cukup menyita perhatian masyarakat Aceh Barat ini membuat pihak kepolisian tidak ingin kecolongan. Sebanyak 200 personil Polri diterjunkan untuk pengamanan debat kandidat pasangan calon (paslon) Bupati/Wakil Bupati Aceh Barat, Provinsi Aceh priode 2017-2022. Sebelum acara berlangsung tampak pihak kepolisian melakukan sterilisasi lokasi acara, serta para undangan yang hadir wajib mengenakan tanda pengenal yang dikeluarkan oleh KIP Aceh Barat.

Debat ini disiarkan secara langsung melalui LPP RRI sehingga bisa didengar langsung oleh rakyat yang akan menentukan pilihannya pada 15 Februari mendatang.

Pasangan nomor urut satu didukung oleh 7 partai nasional yaitu PKS, Gerindra, PAN, Golkar, PPP, PKB, dan PDIP. Sedang nomor urut dua diusung oleh partai lokal, Partai Aceh. Sementara pasanagan nomor urut tiga hadir dari jalur independen. (maswep/aceh)

Reporter : masawep
Editor   : BE

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.