Kemendagri Apresiasi Tingginya Partisipasi dan Kondusifnya Pemilu di Babel

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID – Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi partisipasi masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menggunakan hak pilih pada pemilihan presiden 2019 yang tinggi dan dalam pelaksanaan pesta demokrasi di daerah itu yang berjalan kondusif dan damai.

“Saya menyampaikan pesan Pak Menteri Dalam Negeri, karena partisipasi masyarakat Babel untuk menggunakan hak pilihnya sangat tinggi, rata-rata seluruh Indonesia 80 persen,” kata Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Kesbang, Didik Suprayinto di Pangkalpinang, Jumat (19/4).

Ia mengatakan Kementerian Dalam Negeri juga mengapresiasi seluruh jajaran TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas serta masyarakat yang telah menjaga agar pemilu tahun ini berjalan dengan aman dan damai serta lancar.

“Kita berharap kondisi kondusif ini terus dipertahankan hingga pelantikan presiden terpilih nanti,” katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan pemilu yang dilaksanakan di Babel pada umumnya berjalan dengan lancar, tertib, dan terkendali.

“Gubernur bersama Forkopimda Babel, KPU, Bawaslu sudah berusaha maksimal untuk mengawal kegiatan pemilu serentak tahun ini supaya berjalan sesuai rencana pemerintah daerah ini,” ujarnya.

Menurut dia angka partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019 sangat tinggi yaitu mencapai 70 persen lebih.

“Informasi terakhir pagi ini, angka partisipasi memilih sudah mencapai 70 persen lebih. Ini merupakan angka tertinggi pertama kali yang ada di Babel dari rangkaian pemilu dan pemilukada,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.