Ini Tuntutan FSPMI Batam Pada Peringatan Hari Buruh 1 Mei

1
176
garda metal, fspmi
Ilustrasi - Demo FSPMI Batam di depan Kantor Walikota Batam. (Foto: TribunNews)

BATAM – Sebanyak sepuluh ribu buruh yang tergabung dalam Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (GM FSPMI) Kota Batam, akan menggelar aksi demo dalam rangka memperingati Hari Buruh (May Day) pada tanggal 1 Mei. Mereka akan menyuarakan beberapa tuntutan kepada pemerintah.

“Seluruh anggota GM FSPMI Batam akan mengawal agenda May Day tanpa terkecuali,” ujar Panglima Koordinator Daerah GM FSPMI Batam, Suprapto, Sabtu (29/4).

Suprapto mengatakan, masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki pemerintah Kota Batam dan Provinsi untuk mensejahterakan buruh. Setidaknya ada poin-poin yang akan mereka suarakan pada Senin, 1 Mei nanti.

Tuntutan Pertama, FSPMI meminta Gubernur untuk segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Upah Sektoral 2017. Ia menilai, seharusnya pemerintah memberikan perbedaan upah bagi pekerja berdasarkan golongan pekerjaannya.

“Seperti halnya pekerja galangan dengan karyawan mall. Mereka memiliki resiko kerja yang berbeda. Tapi sekarang gaji mereka dipukul rata,” ujar Suprapto.

Ia menjelaskan, UMS Batam telah melalui pembahasan sejak tahun 2016, dan pada awal 2017 seharusnya Pemprov Kepri memberikan keputusannya terkait UMS.

“UMS ini sangat dinantikan kalangan buruh di Batam. Kami akan terus mendesak agar Gubernur Kepri menyetujui UMS Batam karena ini menyangkut upah layak bagi buruh yang bekerja di bidang khusus atau sektoral,” jelasnya.

Sektor-sektor tersebut, ungkap Suprapto, antara lain: pariwisata, elektronik, industri manufaktur, shipyard (galangan kapal), offshore, dan lainnya.

“Batam cukup tertinggal dengan daerah lain yang sudah lebih dulu menerapkan UMS, seperti Bekasi, Tangerang, dan beberapa daerah lainnya,” ungkapnya.

Tuntutan Kedua, FSPMI meminta pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk para buruh, juga jaminan pensiun.

“Subsidi yang selama ini ditarik pemerintah, cukup untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi para pekerja. Selain itu, FSPMI juga meminta jaminan pensiun bagi buruh yang harus sama dengan PNS, TNI/Polri dan revisi PP 45/2015,” kata Suprapto

Tuntutan Ketiga, FSPMI menolak keras praktek kerja magang yang mulai banyak diterapkan di industri, karena sistem kerja itu tak ubahnya mencontoh gaya perbudakan. Meski praktek tersebut banyak diterapkan di Pulau Jawa, namun FSPMI Batam akan mengawal agar pola kerja tersebut tidak terjadi di Batam.

“Pekerja magang seharusnya hanya untuk calon pekerja atau pelajar dan mahasiswa. Namun saat ini di beberapa wilayah di Indonesia seperti Pulau Jawa, ada perusahaan yang mempekerjakan orang dengan status pekerja magang,” jelas Suprapto.

Suprapto khawatir, buruh di Kota Batam akan dipekerjakan oleh perusahaan-perusahaan sebagai pekerja magang. Jika hal tersebut terjadi, buruh dengan status pekerja magang tidak akan mendapatkan hak-haknya secara utuh.

“Pekerja magang diminta bekerja secara full tetapi gaji yang dibayarkan hanya 75%. Ini kan nggak benar. Jangan sampai praktek kerja ini terjadi di Batam. Kami akan memantau. Kalau ditemukan, kami akan laporkan ke dinas terkait,” tegasnya.

“Saatnya kita terus berjuang untuk kesejahteraan kaum buruh/pekerja dan masyarakat,” pungkasnya.

 

EDITOR: Iwan Y

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...