Bunga Raflesia Ditemukan Warga di Hutan Belantara Sumatera Utara

LANGKAT, SERUJI.CO.ID – Warga yang menyusuri hutan belantara di Kabupaten Langkat dan hutan Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, menemukam bunga Raflesia yang masih kuncup, saat menyusuri sumber air yang ada di kawasan itu.

Hal itu disampaikan salah seorang petugas dari Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Wampu Langkat, Putra Sriyandi, di Desa Telagah Kecamatan Sei Bingei, Rabu.

Guna mencari sumber air yang baru untuk warga di kawasan Desa Telagah maupun desa sekitarnya, beberapa petugas menyusuri hutan dengan berjalan kaki selama satu jam.

“Sesampai di tujuan terlihat bunga Raflesia yang sedang kuncup dan terus kami amati,” katanya.

Sepanjang jalan yang dilalui hanya satu bunga itu yang mereka temui, namun berbagai cerita yang didapat dari warga di kawasan Rumah Galuh dan Desa Telagah itu disebutkan bahwa sering ditemukan Raflesia karena umbinya dicari untuk dijual.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER