Tidak Pro Buruh Indonesia, Peserta Aksi May Day Tolak Jokowi Sebagai Capres 2019


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kecewa karena mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), ribuan buruh yang menggelar aksi peringatan Hari Buruh Sedunia, May Day, di Surabaya, Selasa (1/5), menyatakan menolak pencapresan Jokowi di Pilpres 2019.

“Sudah saatnya 2019 ganti Presiden karena Presiden saat ini telah mendatangkan TKA asal Cina,” ungkap Wahyu Kurniawan salah satu buruh dalam orasinya di depan Kantor Gubernur Jatim di Surabaya, Selasa (1/5).

Dikatakan pria asal Gresik ini, selama memimpin Indonesia, Presiden Jokowi tak pernah membuat kebijakan yang pro pada buruh Indonesia.

“Buat apa memilih capres yang tak mendukung buruh. Bahkan kebijakannya telah mengancam buruh di Indonesia,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Rahmad Hidayat salah satu buruh asal Sidoarjo.

Pria dua anak ini mengaku kebijakan dalam Perpres TKA tersebut sangat merugikan buruh dan justru mengancam keberadaan tenaga kerja lokal. (Setya/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close