Sekdaprov Jatim Resmikan Tempat Penitipan Anak Berbasis Pendidikan Integratif


SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, Ahmad Sukardi meresmikan TK Pertiwi Teladan sebagai TK sekaligus tempat penitipan anak (TPA) bagi orang tua yang sibuk bekerja, di Jalan Ngagel Tama No.38, Baratajaya, Surabaya.

“Ini acara peresmian TK Pertiwi Teladan, ini inisiatif dan inovatif dari para pengurus, kemudian membuat TPA agar membantu anak yang kedua orang tuanya sibuk berkeja, anaknya bisa dititipkan disini,” katanya pada SERUJI, Jumat (8/2).

Menurut Sukardi, TPA ini bukan semata sebagai tempat penitipan anak bagi orang tua yang bekerja, namun anak akan diberi bimbingan dan pendidikan untuk mengembangkan potensi dan kemandirian anak.

“TPA agar membantu anak yang keduanya sibuk berkerja, anaknya bisa dititipkan disini. Di penitipan tidak hanya sekedar dititipkan, diluar sekolah siswa akan mendapat pembelajaran sehingga berpengaruh pada kehidupannya,” ujar pria asal Sumenep ini.

Sementara itu, Himawan selaku ketua pelaksana acara peresmian mengungkapkan, TK Pertiwi Teladan milik Yayasan Dharma Wanita Persatuan tersebut, juga memfasilitasi penitipan anak, sebagai bentuk implementasi program Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Holistik Integratif, yang dicanangkan Hj. Nina Kirana Soekarwo, istri Gubernur Jatim.

“Kami punya TK sejak tahun 1992, nah sekarang ini Bu Gubernur sedang menggalakkan paud holistik integrasi,” ungkap perempuan berkebaya abu-abu itu.

Perempuan usia 49 tahun itu menuturkan program paud holistik integratif yang diimplementasikan pada TK Pertiwi Teladan akan menerima anak dari rentang usia 0 hingga 6 tahun.

“Paud holistik integratif itu berlaku bagi anak usia 0-6 tahun, kalau TK 4-6 tahun, lah sekarang ini Paud holistik integratif berisikan 0-6 tahun, sehingga kami melengkapi ini dalam rangka kita ingin juga ikut mendukung dunia pendidikan usia dini, memberikan yang terbaik untuk anak-untuk, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya. (Luh/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close