Rute Baru Percepat Perkembangan Bandara Trunojoyo

SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Pengusaha asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hairul Anwar menilai adanya rute atau jalur baru penerbangan komersial akan mempercepat perkembangan Bandara Trunojoyo.

“Keberadaan Bandara Trunojoyo akan semakin diakui oleh publik (calon pengguna jasa pesawat) ketika makin banyak jalur penerbangan komersial ke dan dari Sumenep. Namun, itu butuh waktu dan proses,” katanya di Sumenep, Rabu (11/4).

Saat ini, penerbangan komersial yang melalui Bandara Trunojoyo Sumenep hanya satu rute, yakni Surabaya (Bandara Internasional Juanda)-Sumenep dan sebaliknya.

Pesawat ATR 72-600 milik PT Wings Abadi Airlines (Wings Air) melayani penerbangan komersial di rute Surabaya-Sumenep dan sebaliknya hanya sekali dalam sehari.

Hairul yang pengurus BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumenep ini menjelaskan, setiap maskapai akan melakukan survei pasar lebih dulu ketika berencana membuka atau merintis jalur penerbangan komersial ke daerah tertentu.

Maskapai dipastikan akan memperhitungkan secara rinci sebelum membuka rute baru guna memastikan tidak akan rugi ketika benar-benar beroperasi di jalur tersebut.

“Siapa pun pengusahanya (perusahaan) pasti tidak ingin rugi ketika akan mengembangkan bisnisnya. Selain itu, penambahan dan penyempurnaan fasilitas di Bandara Trunojoyo tentunya sebuah keniscayaan sebagai daya tawar kepada maskapai,” kata Hairul, menerangkan.

Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumenep itu menjelaskan, secara teknis, pengelola Bandara Trunojoyo tentunya lebih tahu dan paham tentang fasilitas yang perlu ditambah maupun disempurnakan.

Namun, saat ini, fasilitas yang secara kasat mata perlu dibenahi di Bandara Trunojoyo adalah terminal penumpang dan lokasi parkir kendaraan bermotor bagi calon pengguna maupun pengguna jasa pesawat.

Sejak beberapa waktu lalu, Pemkab Sumenep telah mengajukan permohonan kepada Wings Air untuk menambah frekuensi penerbangan pesawatnya di rute Surabaya-Sumenep dan sebaliknya.

Selain itu, pemerintah daerah dan pengelola Bandara Trunojoyo juga berusaha adanya jalur baru penerbangan komersial ke dan dari Sumenep, salah satunya Sumenep-Bali.

Selain penerbangan komersial, Bandara Trunojoyo juga menjadi bagian dari jalur penerbangan pesawat perintis atau bersubsidi yang merupakan program Kementerian Perhubungan (Kemenhub). (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.