Ribuan Buruh dan Ratusan Sopir Angkutan Demo di Grahadi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ribuan buruh dan ratusan sopir angkutan umum di Kota Surabaya melebur bersama-sama dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (31/10).

Dalam aksinya itu, para sopir angkot membawa spanduk bertuliskan “Motor roda dua bukan angkutan umum/ilegal”, “Kami butuh bukti bukan janji, janji, dan janji”, “Kami cinta indonesia, aplikasi milik bangsa asing”.

Mereka pun memblokade Jalan Pemuda dengan memarkirkan kendaraanya di tengah jalan dengan dalih memprotes keberadaan taksi online.

“Aplikasi online menyengsarakan rakyat kecil. Merampas hak kami,” kata salah seorang sopir angkot menyampaikan orasinya.

Massa aksi pun menuntut kepada Gubernur Jatim segera menetapkan Pergub tentang perlindungan masyarakat yang mata pencahariannya tergeser alih teknologi.

Mereka juga meminta untuk menghapus pemberlakuan Peraturan Menteri (PM) No 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Buruh dan sopir angkutan gelar aksi di Gedung Grahadi
Buruh dan sopir angkutan gelar aksi di Gedung Grahadi, Surabaya. (Foto: Amal/SERUJI).

Berbarengan dengan massa aksi sopir angkutan, ribuan buruh juga menggelar aksi unjuk rasa. Mereka terdiri dari Kota Surabaya sebanyak 5.000 pekerja, Kabupaten Sidoarjo 3.000 pekerja, Kabupaten Gresik 10.000 pekerja, Kab/Kota Pasuruan 3.000 pekerja, dan Kab/Kota Mojokerto 2.000 pekerja.

Aksi mereka ini dilakukan untuk menolak Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

“Ada banyak tuntutan kami. Pertama kami menolak Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 2015 tentang pengupahan,” kata Koordinator lapangan Federasi Serikat Rakyat Pekerja (FSRP) Anthony Matondang di sela-sela aksi.

Kemudian, mereka mengawal penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang akan segera ditetapkan Gubernur Jawa Timur, dan tuntutan lainnya adalah melaksanakan UMSK (Upah Minimum Sektoral Kota/Kabupaten).

Mereka pun terus berorasi dan meminta supaya pihak Pemprov Jatim menemui massa aksi. (Amal/SU02)

1 KOMENTAR

  1. di jogya ojeg online kok wong cilik semua,panganggur,ojek konvensional migrasi,satpam.buruh,tukangbkayu/batu dll, sopir taksi perusahaan mutasi ke online juga,yg klimpungan pengusaha taksi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER