Produsen Khawatir Serbuan Pupuk Impor Murah

0
22
Pupuk (ilustrasi)

MALANG, SERUJI.CO.ID – Pupuk Kaltim sebagai salah satu produsen pupuk di Tanah Air mengkhawatirkan adanya serbuan pupuk impor yang masuk ke Indonesia dengan mudah dan harganya pun murah.

“Kekhawatiran itu ada karena harganya lebih murah dan mudah didapat, apalagi pupuk impor ini masuk dengan mudahnya ke Tanah Air,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim II Pupuk Kaltim di sela sosialisasai pengetahuan produk Pupuk Kaltim di Malang, Jawa Timur, Jumat (11/5).

Ia mengaku khawatir petani akan beralih ke pupuk impor karena harganya terjangkau (murah) dibanding pupuk produksi dalam negeri dan mudah didapat, terutama pupuk dari Tiongkok dan Amerika Serikat.

Kenapa pupuk impor bisa lebih murah, lanjutnya, karena biaya operasional, terutama untuk pos pembelian gas lebih murah, yakni hanya 2 dolar AS, sedangkan di Indonesia masih 6 dolar AS.

“Dengan harga gas 6 dolar AS ini, kami kesulitan di biaya operasionalnya,” ucapnya.

Sementara itu, Superintendent Hubungan Internal Departeman Humas Pupuk Kaltim, Nurdi Saptono mengatakan Tiongkok dan Amerika Serikat yang memproduksi pupuk urea secara besar-besaran menjadikan dunia over stok.

“Dulu pernah terjadi di semua daerah ketika pupuk petani masih menggunakan Pusri, ketika Pupuk Kaltim amsuk dianggap pupuk palsu. Nah, kondisi itu hampir sama dengan sekarang yang banyak serbuan pupuk impor. Mudah-mudahan kondisi itu terjadi sekarang, petani tetap ‘minded’ dengan pupuk dalam negeri, sehingga tidak sampai tergoda pupuk impor,” katanya.

Menyinggung ketersediaan pupuk menjelang musim tanam di wilayah Jawa Timur, Sugiyono mengatakan sangat aman, bahkan stoknya melebih ketentuan pemerintah (Kementan).RI.

“Oleh karena itu, petani tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan karena stoknya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan petani,” ucapnya.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polda Sulsel Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan meringkus tersangka, yang merupakan sindikat peredaran narkoba jaringan internasional, setelah lebih dari dua tahun...
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

Israel Akan Bangun Ribuan Rumah Baru di Tepi Barat

YERUSALEM, SERUJI.CO.ID - Menteri Pertahanan Israel pada Kamis (24/5) mengatakan berencana meminta persetujuan untuk pembangunan sekitar 2.500 rumah baru sebagai permukiman Yahudi di Tepi...
ott, korupsi

KPK Periksa Bupati Buton Selatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat bersama enam orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) tiba...

Thailand Rebut Angka Pertama Atas Indonesia di Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim Thailand merebut angka pertama atas Indonesia pada pertandingan babak perempat final turnamen bulu tangkis beregu putri Piala Uber melalui pemain...

Angka Kurang Gizi di NTB Masih Tinggi

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat menyebutkan angka kurang gizi di wilayah itu masih tergolong tinggi. "Masih tinggi prevalensi kurang gizi di NTB,...