SAMPANG, SERUJI.CO.ID – Aparat Kepolisian Resor Sampang, Jawa Timur, Jumat (2/2), melakukan olah tempat kejadian perkara kasus penganiayan terhadap guru seni rupa oleh siswanya sendiri hingga tewas di SMA Negeri 1 Torjun.
“Olah TKP ini kami gelar untuk memperoleh gambaran yang akurat terkait kasus penganiayaan guru oleh siswanya sendiri itu hingga menyebabkan sang guru tewas,” ujar Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, Jumat (2/2).
Kapolres memantau secara langsung proses oleh TKP yang dilakukan tim Reskrim Polres di SMA Negeri 1 Torjun Sampang tersebut.
Kapolres sempat meninjau secara langsung sejumlah lokasi di sekolah itu, termasuk di ruang kelas tempat kejadian penganiayaan berlangsung.
Baca juga: Kasus Tewasnya Guru Sampang, Gus Ipul: Disdik Jatim Harus Lakukan Evaluasi
“Kasus ini sudah menjadi atensi kepolisian, dan tentunya akan kami usut hingga tuntas,” ujar kapolres.
Guru seni rupa di SMA Negeri 1 Torjun yang menjadi korban penganiayaan muridnya itu, bernama Ahmad Budi Cahyono warga Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kecamatan Kota, Sampang.
Pelakunya berinisial SI warga warga Dusun Brekas, Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Sampang.
Kasus penganiayaan guru seni rupa Budi Cahyono oleh muridnya berinisial HI terjadi, Kamis (1/2) sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca juga: Polda Jatim Usut Siswa Tewaskan Guru di Sampang
Saat itu, guru Budi sedang mengajar bidang studi kesenian dan HI tertidur di kelas itu.
Guru Budi langsung mendatangi siswa HI yang tidur itu dan mencoret mukanya dengan tinta. Namun HI tiba-tiba memukul sang guru. Pelaku juga mencegat sang guru setelah pulang sekolah dan memukul korban.
