Polisi Himbau Pengelola RS National Hospital Perhatikan Keamanan Pasien

0
81
Kombes Pol Rudi Setiawan
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, saat memberikan keterangan Pers, Sabtu (27/1/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Terkait pelecehan seksual yang terjadi di Rumah Sakit National Hospital, Surabaya beberapa waktu lalu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menghimbau agar Rumah Sakit National Hospital memperhatikan layanan keamanan bagi pasien, supaya kejadian tersebut tidak terulang.

“Saya menghimbau bagi pengelola dan managemen rumah sakit National Hospital dan lainnya, untuk memberikan pelayanan kenyamanan dan keamanan yang baik terhadap pasien, karena pasien adalah konsumen yang harus dilayani dengan baik, maka kejadian ini sebagai pelajaran bagi semua managemen RS,” ungkapnya kepada wartawan, di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (27/1).

Lebih lanjut Polisi dengan tiga melati ini, mengatakan tindakan pembiusan jelang operasi seharusnya diberi pengawalan terhadap pasien.

“Sebelum dilakukan operasi atau pasca operasi pasien masih lemah karena pengaruh bius, saat itu juga pasien wanita jangan dibiarkan sendiri ditangani perawat pria. Apalagi pasien pastinya hanya menggunakan kimono, seharusnya dijaga perawat sejenisnya atau sesama wanitanya,” ujar Rudi.

Baca juga: Khofifah Sesalkan Kasus Pelecehan Seksual di RS National Hospital

Rudi berharap himbauan tersebut diperhatikan oleh pengelolah maupun managemen Rumah Sakit yang ada di Surabaya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terjadi pelecehan seksual di Rumah sakit mewah di kawasan Surabaya Barat. Hal itu terungkap dari video yang tersebar lewat sosial media.

Wanita dengan inisial W, yang sedang dirawat di RS tersebut mengalami pelecehan seksual oleh perawat yang merawatnya. Bagian sensitif dari W diremas oleh Junaidi saat W dalam kondisi setengah sadar dibawah pengaruh bius, selepas menjalani operasi. (Devan/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU