Perahu Miring di Sumenep, Satu Orang Tewas

SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Korban yang meninggal dunia dalam musibah perahu miring di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hanya satu orang.

“Insya Allah, data per Jumat (9/3) pagi ini sudah valid dan tidak lagi simpang siur. Korban yang meninggal dunia hanya satu orang,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukid di Sumenep, Jumat (9/3).

Korban yang meninggal dunia dalam musibah perahu miring tersebut adalah Dewana Kisfatul Izzah (17), siswi kelas X Madrasah Aliyah di Ponpes Abu Hurairah Sapeken.

Sebelumnya, sesuai informasi dari polisi pada Kamis (8/3) malam, dua dari 20 penumpang perahu yang mengalami kemiringan di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar, meninggal dunia.

“Sesuai laporan terbaru dari pimpinan Polsek Sapeken, terdapat 34 orang dalam perahu nahas tersebut dengan rincian satu juru kemudi sekaligus pemilik perahu dan 33 penumpang,” kata Mukid.

Informasi dari polisi per Jumat pagi ini, Perahu “Kota Baru” milik Sahirudin, warga Desa Sapeken itu, berangkat dari Sapeken ke Desa Tanjung Kiaok, Sapeken dengan mengangkut 33 penumpang pada Kamis (8/3) pukul 14.15 WIB.

Setelah menempuh perjalanan sekitar dua mil, tepatnya di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar, perahu tersebut mengalami kemiringan ke sisi kiri dan mengakibatkan sebagian penumpang terjatuh atau tercebur ke laut.

Saat itu sekitar pukul 14.45 WIB, pemilik perahu sekaligus juru kemudi bersama sebagian penumpang dan dibantu nelayan yang melintas di lokasi kejadian langsung berusaha menolong para korban.

Sebagian penumpang yang tidak terjatuh menghubungi kerabatnya melalui telepon genggam dan selanjutnya lokasi kejadian banyak didatangi warga setempat dan kerabat penumpang.

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung ke lokasi kejadian dan selanjutnya bersama-sama warga mengevakuasi korban ke Puskesmas Sapeken. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER