Pengelola Apartemen Yang Pernah Kena Kasus Larangan Sholat Ini Akan Dipolisikan

0
175
Larangan Sholat di Apartemen
Larangan sholat Jumat yang diduga dikeluarkan managemen Apartemen Puncak Kertajaya, Surabaya. (foto:doc SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Puluhan penghuni yang tergabung dalam Paguyupan Warga Apartemen Puncak Kertajaya (APK) akan menuntut pihak pengelola APK jika pemerintah kota dan DPRD Surabaya belum mampu selesaikan permasalahan terkait Sertifikat Hak Milik Satuan Huni (SHM SH) milik mereka.

“Kita sudah merasa kesal, karena sampai sekarang belum ada titik temu terkait perizinan APK yang belum diurus, karena dampaknya pada surat kepemilikan (SHM SH),” terang Roy Subandono salah seorang penghuni APK, saat ditemui di DPRD Surabaya, Selasa (20/3).

Upaya penghuni melaporkan ke instasi terkait, dinilai tidak mempan, karena sejauh ini tidak menemukan penyeselaian.

“Kalau tidak ada titik temu kita akan naik ke ranah hukum, terlebih kita akan melaporkan pengelola APK ke polisi, karena kita sudah kesal sebab sampai sekarang tidak ada tanggapan dari pengelola APK,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Seksi Perizinan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukinan, Cipta Karya dan Tata Ruang, Reinhard Oliver mengatakan memang sampai sekarang pengelola APK belum mengajukan perizinan Pertelaan dan Akta Pemisah dan Izin Layak Huni, meski bangunan itu secara operasional sudah berjalan.

Baca juga: Viral Larangan Sholat di Apartemen Puncak Kertajaya, Ini Kesaksian Penghuni

“Kita sebelumnya sudah melayangkan teguran tertulis ke pengelola APK untuk segera melakukan percepatan pengurusan perizinan ILH dan lainnya, namun sampai sekarang tidak ada tindak lanjut, padahal terkait pertelaan Pemkot yang mengeluarkan dan proses pengurusan hanya 7 hari,” pungkas Reinhard.

Sebelumnya, pengelola Apartemen Puncak Kertajaya ini pernah juga berurusan dengan polisi karena diduga mengeluarkan surat edaran larangan sholat di Mushola Apartemen bagi karyawan, engineering dan vendor.

(Devan/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Telur ayam naik

Heboh Soal Telur Naik: Mendag Tuding Piala Dunia, Mentan Sebut Karena Musim Haji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga telur yang naik tinggi belakangan ini, sampai menyentuh Rp30 ribu perkilogram jadi perbincangan di tengah masyarakat. Bukan hanya karena tingginya...
Caleg

Terkait Menteri Nyaleg, Gerindra: Sebaiknya Mundur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menyarankan menteri-menteri yang menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mundur dari jabatannya...

Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Habib Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan yang tegas agar umat Islam tidak berhubungan dan mendukung partai-partai penista agama pada pemilu 2019....

Tiga Menteri PKB Nyaleg, Kata Cak Imin Tak Akan Ganggu Pemerintahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa tiga menteri dari PKB yang mencalonkan...
Telur ayam naik

Di Banjar, Harga Daging dan Telor Ayam Melonjak Tinggi

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Harga telur ayam dan daging ayam di pasar Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan di pasar Banjar Jumat...