close

Pengamat: Banyak Lokasi Sentra Kuliner Surabaya Tidak Strategis

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengamat perkotaan sekaligus tenaga ahli Pansus Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) Surabaya Maztri Indrawanto menilai banyak lokasi pembangunan sentra kuliner di Kota Pahlawan tidak strategis.

“Penempatan lokasi pembangunan gedung kurang strategis sehingga mengakibatkan banyak sentra kuliner sepi pengunjung,” kata Maztri Indrawanto di Surabaya, Senin (16/4).

Menurut dia, pihaknya menemukan ada sekitar 40 lokasi sentra kuliner di Kota Surabaya yang sepi pengunjung.

Sepinya lokasi sentra kuliner yang menampung para pedagang kaki lima (PKL) ini, lanjut dia, tidak lain karena kurangnya perhitungan proses penataan PKL dalam menarik minat pembeli, seperti halnya dalam penempatan lokasi pembangunan gedung.


Ia mencontohkan sentra kuliner kawasan religi Sunan Ampel yang nampak amburadul dan hampir tidak ada sarana penunjang untuk kebutuhan pedagang, seperti tempat bak sampah, wastafel dan juga toilet.

“Kondisi ini memicu sepinya minat pengunjung untuk membeli makanan dan minuman,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Paguyuban Pedagang Sentra Kuliner Sunan Ampel Nasir mengatakan sejak berdiri 2013, kondisi Sentra Kuliner Sunan Ampel yang diketahui terpanjang di antara sentra kuliner milik pemkot lainnya tidak pernah ramai.

“Ada sekitar 140 pedagang di sentra kuliner ini, namun kebanyakan kebanyakan merugi,” katanya.

Menurut dia, sejak dibangun, sentra kuliner ini hampir tidak ada sentuhan Pemkot Surabaya untuk turut membantu mengembangkan dan mengelola sentra kuliner ini.

“Kami berharap ada upaya dari pemkot agar sentra kuliner ini menjadi ramai dan kami tidak merugi,” katanya. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Andik Vermansyah Ucapkan “Happy Anniversary” Kepada Persebaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemain Madura United Andik Vermansyah mengucapkan happy...

Massa Aksi Baca Al-Quran di Sekitar Gedung MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejumlah massa aksi tergabung dalam Gerakan...

17 Anggota Polres Biak Diperiksa Terkait Kematian Tahanan

BIAK, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kabupaten Biak Numfor, Papua,...

Empat SMP di Yogyakarta Sisakan Kuota PPDB Jalur Bibit Unggul

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sejumlah SMP negeri di Kota Yogyakarta masih...

Wagub Banten Minta FKUB Aktif Membantu Menghentikan Politisasi Agama

SERANG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta...

PPDB di Jakarta Berjalan Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)...

TERPOPULER