Pemkab Probolinggo Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan

PROBOLINGGO, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur memastikan stok pangan di wilayah setempat aman menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Isu ketersediaan dan kenaikan bahan pangan selalu menjadi sorotan menjelang hari besar keagamaan dan nasional, terutama menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo Santoso di Probolinggo, Rabu (18/4).

Untuk itu, lanjut dia, diperlukan sebuah koordinasi antarpihak dengan tujuan mengantisipasi ketersediaan stok pangan dan upaya menyetabilkan harga bahan pokok untuk kebutuhan sebelum dan sesudah bulan suci Ramadhan.

“Biasanya permintaan bahan pokok akan tinggi menjelang bulan puasa dan Lebaran. Tingginya permintaan itulah biasanya bersamaan dengan harga yang cenderung naik tanpa bisa dibendung, sehingga Pemkab Probolinggo harus memberikan kepastian dengan cara mengintervensi,” tuturnya.


Menurutnya intervensi dari pemerintah daerah dilakukan dengan memberikan kepastian kepada para pedagang untuk tidak bermain dengan harga yakni harga bahan pokok yang dijual kepada masyarakat harus dijual dengan harga yang telah diatur oleh pemerintah.

“Dari paparan yang disampaikan para pengusaha dan pedagang, maka bisa dipastikan bahan pokok dan bahan penting lainnya di Kabupaten Probolinggo aman. Jaminan itu diberikan oleh para penyedia dan distributor bahan pokok, serta sekaligus kepastian tidak ada permainan harga,” katanya.

Ia mengatakan Pemkab Probolinggo sudah menggelar rapat koordinasi ketersediaan bahan pangan dan barang penting lainnya bersama sejumlah pengusaha bahan pokok dan bahan pangan lainnya di auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Senin (16/4).

Rapat koordinasi itu diikuti oleh 500 orang peserta terdiri dari organisasi perangkat daerah dan Kecamatan se-Kabupaten Probolinggo, Bagian Administrasi Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo dan sejumlah distributor bahan pokok lainnya.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi itu, Pemkab Probolinggo memastikan bahwa stok bahan pokok dan barang penting lainnya aman menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Petani dan Musim Semi

Sandiaga: Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin Jakarta Masih Belum Layak

"Saya sangat prihatin melihat masih banyaknya masyarakat kurang mampu di Jakarta, yang masih belum terpenuhi pelayanan kesehatan yang layak," kata Sandiaga

Terekam Video, Polisi China Borgol dan Tutup Mata Ratusan Muslim Uighur

Ratusan pria muslim dari etnis Uighur terekam sebuah video sedang diborgol dan ditutup matanya sambil diawasi sekelompok polisi China. Diduga para pria tersebut akan digiring ke suatu lokasi yang kemungkinan adalah kamp-kamp penahanan.

Tren Pemasangan Iklan Jual Ruko di Lamudi Meningkat

Dari data jumlah iklan ruko yang dipasang di portal properti Lamudi.co.id menyebutkan, pada tahun 2017 ada 3.801 iklan, kemudian tahun 2018 ada 3.926 iklan, lalu tahun 2019 meningkat tajam menjadi 5.557 iklan ruko yang dipasang.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi