Pedagang Prediksi Harga Daging Sapi Naik

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID – Sejumlah pedagang di Bojonegoro, Jawa Timur, memperkirakan harga daging sapi akan naik berkisar Rp10.000-Rp15.000/kilogram menjelang Hari Raya Idul Fitri, disebabkan meningkatnya permintaan.

“Kenaikan harga daging sapi selalu terjadi sekitar sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Harga sekarang ini berkisar Rp95.000-Rp96.000/kilogram,” kata Koordinator pedagang daging sapi di Pasar Kota, Bojonegoro Agus Hariyanto, di Bojonegoro, Sabtu (19/5).

Menurut Agus dibenarkan pedagang daging sapi lainnya Ny. Darmanto, harga daging sapi akan kembali stabil setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Biasanya lima hari setelah Hari Raya Idul Fitri harga daging sapi stabil lagi,” ujar Agus, menegaskan.

Saat ini, sesuai keterangan yang diperoleh menyebutkan harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional, mulai Pasar Kota, Pasar Banjarjo, juga di Kecamatan Kota dan Pasar Sumberrejo, di Kecamatan Sumberrejo, berkisar Rp95.000-Rp96.000/kilogram.

Hampir semua pedagang daging sapi di Pasar Kota, juga pasar tradisional lainnya menjual harga daging sapi berkisar Rp95.000-Rp96.000/kilogram. Kecuali seorang pedagang daging sapi di pasar kota yang menjual daging sapi dengan harga Rp100.000/kilogram.

“Kami selalu menjual daging sapi lebih tinggi dibandingkan pedagang lainnya dengan pertimbangan kualitas sapi yang disembelih pilihan,” ujar pedagang daging sapi di Pasar Kota, Bojonegoro Anik Mu’ali.

Para pedagang daging sapi, mengaku rata-rata mengalami peningkatkan omzet berkisar 20-25 persen memasuki Puasa Ramadhan. Agus mencontohkan kalau biasanya pedagang daging sapi menyembelih sapi dengan berat 2,5 kuintal sekarang meningkat menjadi 3 kuintal.

“Di pasar kota ada belasan pedagang daging sapi semuanya mengalami peningkatan penjualan,” ucap Agus.

Ketua Asosiasi Jagal/Pedagang Sapi di Bojonegoro Mukayan, mengimbau para pedagang yang menjadi anggotanya tidak dengan mudah menaikkan harga daging sapi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Para pedagang, lanjut dia, sudah memperoleh untung kalau saja harga daging sapi tetap bertahan dengan harga Rp100.000/kilogram.

“Kalau harga daging sapi stabil tetap terjangkau masyarakat, apalagi harga daging sapi stabil sudah berjalan cukup lama. Coba bandingkan dengan daerah lainnya harga daging sapi selalu bergejolak bisa mencapai Rp120.000/kilogram,” ujarnya.

Sesuai data menyebutkan di Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Peternakan dan Perikanan yang berada di Pasar Kota, rata-rata menyembelih 19 ekor sapi per harinya.

“Jumlah itu belum termasuk sapi yang disembelih jagal di RPH lainnya juga di rumahnya sendiri-sendiri,” ucap Mukayan, menambahkan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER