Masuki Musim Kemarau, Petani Probolinggo Mulai Panen Garam

PROBOLINGGO, SERUJI.CO.ID – Para petani garam di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mulai memanen garam perdananya saat memasuki musim kemarau di wilayah setempat.

“Ini panen perdana sejak pengolahan lahan garam tiga pekan yang lalu dan Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan,” kata Suparyono, salah seorang petani yang memanen garam perdananya di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (28/4).

Menurutnya, produksi garamnya itu diperkirakan sekitar 3 ton dari luas lahan 35 x 11,5 meter dengan garam yang dipanen berusia tujuh hari karena masa panen garam idealnya antara 7-10 hari dari awal proses kristalisasi garam.

“Masa panen sedikit dipercepat karena permintaan cukup tinggi seperti pelanggan saya di Jember juga sudah banyak yang mau beli, sehingga saya langsung panen garam untuk memenuhi pesanan,” kata Ketua Kalibuntu Sejahtera I itu.

Ia menjelaskan harga jual garam krosok saat ini masih stabil di kisaran Rp2.500 per kilogram di tingkat petani dan melihat kondisi itu, para petani garam mengejar harga jual garam yang terbilang tinggi tersebut.

“Harga garam krosok masih tinggi karena tidak semua petani garam saat ini sudah panen, sehingga kalau ada garam, langsung dijual dan setiap panen bisa menghasilkan Rp7,5 juta,” tuturnya.

Suparyono mengatakan pengolahan lahan garam di Kecamatan Kraksaan memang tidak bersamaan karena ada yang sejak tiga pekan lalu mengelola lahan, namun ada yang baru pekan ini mengerjakan hal yang sama tersebut.

“Di Kabupaten Probolinggo dalam pekan ini banyak petani garam yang panen, sehingga produksi garam mulai melimpah. Semoga dengan banyaknya stok garam ini, mka tidak perlu ada lagi impor garam,” ujarnya.

Sementara itu, Pemkab Probolinggo melalui Dinas Perikanan menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan produksi garam di Jawa Timur dengan menerapkan kebijakan program rumah garam.

“Awalnya, petani garam menggunakan cara tradisional yakni menggunakan meja tanah, namun sejak tahun 2011 adanya program rumah garam berdampak lebih baik dari sisi produksi dan terjadi peningkatan produksi garam di Probolinggo,” kata Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Wahid Noor Aziz. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

“Duit Ostrali”

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER