Jelang Terbang, Roda Lion Air Surabaya-Balikpapan Ambles

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Menjelang terbang dengan rute Surabaya-Balikpapan, Pesawat Lion Air JT 264 mendadak tidak bisa bergerak. Akibatnya, penerbangan tertunda dan para penumpang akhirnya diterbangkan dengan pesawat lain.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan penerbangan Lion Air JT 264 dengan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LHW seharusnya terbang dari Bandara Juanda, Sidoarjo, pada pukul 08.30 WIB.

“Pesawat tersebut membawa 195 penumpang dan 7 kru. Pada pukul 08.33 WIB, seluruh penumpang sudah berada di kabin dan pintu pesawat sudah ditutup,” kata Danang┬ádalam keterangan tertulis, Rabu (12/12).

Danang mengatakan, saat pesawat menuju landas pacu (runway), sekitar pukul 09.20 WIB, pesawat tidak bisa bergerak (stuck) di landas hubung atau tempat di mana pesawat menunggu antrean (taxiway).

Dijelaskan oleh Danang, pesawat tersebut sudah menjalani prosedur pemeriksaan sebelum dioperasikan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).

“Bahkan saat stuck, kinerja pesawat dan indikator masih menunjukkan kondisi normal,” terangnya.

Pilot kemudian memutuskan penerbangan ditunda. Dan pesawat ditarik menggunakan kendaraan penarik pesawat (pushback car) pada pukul 09.53 WIB. Pesawat kembali menuju landas parkir (apron), selanjutnya para penumpang dievakuasi.

“Setelah dilakukan pengecekan, stuck terjadi pada roda bagian belakang (mainwheel) yang mengalami kendala ambles di aspal area taxi out,” ungkapnya.

Lion Air memberi kompensasi dan memfasilitasi penumpang yang ingin refund atau reschedule. Selanjutnya, penumpang penerbangan JT 264 diberangkatkan dengan pesawat lain.

“Penerbangan JT 264 diberangkatkan kembali menggunakan armada Lion Air yang lain, yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LJG, yang membawa tujuh kru serta 195 penumpang. Pesawat lepas landas pukul 11.37 WIB dan diperkirakan tiba di Balikpapan pada 14.00 Wita,” pungkasnya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER