close

Hampir Sepuluh Ribu TKI Jatim Bermasalah

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyebutkan sebanyak 9.634 tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur bermasalah di sejumlah negara tujuan selama tahun 2017.

“Kami menangani 9.634 TKI Jawa Timur yang bermasalah dan dari jumlah itu sebanyak 738 TKI mengalami masalah di Arab Saudi,” kata Kasi Arab Saudi Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Chairil di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (16/5).

Menurutnya, jumlah TKI Jatim yang memiliki masalah saat menjadi pekerja migran di luar negeri tersebut menduduki peringkat terbanyak kedua, setelah Jawa Barat dan peringkat ketiga Jawa Tengah dan selanjutnya Nusa Tenggara Barat.

“Sebagian besar pekerja migran Indonesia yang bermasalah berada di beberapa negara yakni Malaysia, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, sehingga pihak Kemenlu berusaha menyelesaikan permasalahan WNI yang berada di luar negeri tersebut,” katanya.


Ia menjelaskan pihak Kemenlu mencatat jumlah TKI yang bermasalah tahun 2017 cenderung mengalami tren penurunan dibandingkan tahun 2016 karena adanya moratorium pekerja informal di sejumlah negara tujuan TKI.

“Selain itu, kami juga terus melakukan pengawasan yang ketat terhadap WNI yang akan bekerja di luar negeri, agar mereka memiliki ketrampilan untuk bekerja di sektor formal,” katanya.

Chairil juga mendampingi pemulangan Qibtiyah Jumanah atau Jumanti binti Bejo Bin Nur Hadi (74) yang merupakan TKI mengalami putus kontak dengan keluarganya di Jember selama 28 tahun, bahkan pihak keluarga menduga Qibtiyah sudah meninggal dunia karena pihak keluarga lama tidak mendapatkan kabar keberadaannya.

“Dengan pemulangan nenek Qibtiyah di Jember, maka jumlah TKI yang bermasalah berkurang di Arab Saudi dan pihak Kemenlu terus berupaya untuk menyelesaikan dan memulangkan TKI yang bermasalah ke daerah asalnya,” ujarnya.

Sementara Kasi Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jember Sugeng Heri Mulyono mengatakan 90 persen TKI yang bermasalah adalah buruh migran yang bekerja ke luar negeri secara ilegal.

“Sedikit sekali pekerja migran yang berangkat sesuai dengan prosedur mengalami masalah karena mereka yang bermasalah didominasi TKI ilegal dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga,” katanya.

Ia mengimbau calon TKI untuk berangkat melalui jalur yang prosedural dan tidak terbujuk dengan iming-iming tekong yang memberangkatkan dengan cepat secara instan karena hal tersebut akan merugikan TKI yang bersangkutan. (Ant/SU02)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

Kampanye di Dumai Dipenuhi Lautan Massa Pendukung, Jokowi Optimis Menang di Riau

"Insya Allah di Provinsi Riau semakin baik, semakin baik," kata Jokowi di kedai kopi Arabica, Dumai, Selasa (26/3) malam.

VIRAL: Video Lautan Manusia Hadiri Kampanye Prabowo di Mataram

Terlihat lautan manusia tidak hanya memenuhi Lapangan di Ibu Kota NTB tersebut, juga memadati jalan-jalan yang mengarah ke lokasi kampanye.

Disambut Lautan Massa Pendukung, Prabowo Optimis Raup 90 Persen Suara di NTB

Melihat lautan massa yang demikian besar. Prabowo ptimis pada pencoblosan tanggal 17 April mendatang, Prabowo-Sandi dapat meraih 90 persen suara di NTB.

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

Kampanye di Dumai Dipenuhi Lautan Massa Pendukung, Jokowi Optimis Menang di Riau

"Insya Allah di Provinsi Riau semakin baik, semakin baik," kata Jokowi di kedai kopi Arabica, Dumai, Selasa (26/3) malam.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Tiba di Dumai, Jokowi Jalan Kaki Bersama Ribuan Peserta Karnaval ke Lokasi Kampanye Akbar

Sekitar 2.000 peserta karval menyambut Jokowi, dengan mengenakan berbagai busana adat nusantara dan memainkan berbagai alat kesenian, seperti Marching Band, Barongsai, Reog, Talempong dan Tambua, serta lainnya.

Begini Alasan Dumai Dipilih Jadi Lokasi Kampanye Akbar Jokowi di Riau

Ditargetkan Jokowi menang 60 persen di Riau, kata TKD Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tidak Lagi Hukum Penjara, Brunei Akan Terapkan Hukum Rajam Sampai Mati Bagi LGBT

hukuman yang mulai berlaku pada tanggal 3 April mendatang, menyusul berlakunya Undang Undang baru tersebut, berupa hukuman cambuk atau rajam (dilempari batu) sampai mati untuk pelaku LGBT.