Hajar Selingkuhan Istri, Karyawan Diskotik Ini Dijerat Pasal 170 KUHP

0
222
  • 2
    Shares
Selingkuh dihajar
Suasana sidang saat Devi Oktaviana memberikan keterangan sebagai saksi di Ruang Garuda PN, Rabu (7/3/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Seorang karyawan diskotik berinisial FAS, harus duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Ia didakwa karena perbuatannya menganiaya Hasan Muayyad, yang diakibatkan persoalan asmara segitiga.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi karena Hasan telah bermain asmara dengan Devi Oktaviani, yang merupakan istri siri dari FAS. Devi yang merupakan karyawan di sebuah caffe di Jalan Kenjeran, Surabaya, terpergok sedang berdua dengan Hasan di kamar kosnya.

Dalam persidangan dengan Jaksa Penuntut Umum, Samsu J Efendi dari Kejari Surabaya ini, menghadirkan Devi Octaviani, istri terdakwa FAS, sebagai saksi.

Saat memberikan kesaksian dihadapan Hakim Dwi Winarko, Devi mengaku telah melakukan hubungan sebanyak tiga kali dengan Hasan.

“Dua kali dikos, yang ketiga diluar,” ungkapnya dalam persidangan yang berlangsung di ruang Garuda, PN Surabaya, Rabu (7/3).

Devi menjelaskan bahwa kejadian penganiayaan terjadi di kamar kosnya. “Saat itu Hasan sedang ketiduran di kamar saya dan FAS langsung memukuli Hasan dibantu Uly (rekannya),” jelasnya.

Diketahui kejadian berawal saat korban Hasan mengunjungi tempat kerja Devi di Jalan Kenjeran untuk bermain Billyard. Hasan ditemani Devi yang merupakan score girl di Cafe tersebut.

Selama permainan, Hasan menenggak miras hingga mabuk. Saat Caffe tutup, Devi memboyong Hasan yang dalam kondisi teler ke kamar kosnya untuk istirahat.

Menjelang pagi terdakwa FAS dan rekannya Uly mendatangi kamar kos Devi. Saat membuka jendela, FAS melihat Hassan sedang tidur pulas. Melihat hal itu FAS langsung masuk kamar dan menghajar Hassan.

Sementara berdasarkan fakta dalam dakwaan, FAS bertindak tidak sendiri namun bersama rekannya Uly. Akibat perbuatannya, kedua terdakwa didakwa pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU