Gus Ipul Desak Polisi Usut Tuntas Pengrusakan Tempat Ibadah dan Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf mengatakan pihaknya mendesak dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengrusakan tempat ibadah dan penyerangan terhadap ulama.

“Kalau pelaku benar-benar gila perlu dilakukan tindakan dibawa ke rumah sakit jiwa. Saya yakin pihak kepolisian bisa mengusut tuntas kasus tersebut. Saya mendorong agar diusut tuntas,” ujarnya di Surabaya, Selasa (20/2).

Pernyataan pria yang akrab dipanggil Gus Ipul tersebut menanggapi adanya marak penyerangan terhadap ulama dan pengrusakan masjid di beberapa tempat di Jatim.

Mantan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal ini ketika dikonfirmasi adanya hubungan dalam kampanye Pilgub, mengaku pihaknya belum tahu dan tidak ingin memunculkan spekulasi-spekulasi.

“Polisi pasti bisa mengusut bahwa yang terjadi seperti apa,” tandas mantan ketum Ansor dua periode ini.

Sekedar diketahui, di tengah musim kampanye bergulir dan tahun politik di Jatim, terjadi beberapa kejadian yang sangat meresahkan masyarakat diantaranya pengrusakan dan penyerangan terhadap ulama atau tempat ibadah.

Beberapa tempat diantaranya di Tuban, penyerangan pengasuh ponpes di Paciran Lamongan, dan penangkapan orang yang tak dikenal karena membawa senjata tajam saat akan sowan ke duriyah (keluarga) pengasuh pondok pesantren Ploso Kediri, dan ada juga pengerusakan candi di Lumajang. Hampir sebagian besar kasus tersebut diduga pelakunya adalah orang gila. (Setya/SU05)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER