Tidak Masuk di Timses Prabowo Jatim, Pakde Karwo: Urusan Saya Pileg

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jawa Timur, Soekarwo tidak masuk dalam sususan pengurus Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Jawa Timur. Tidak adaya nama pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini semakin menambah tanda tanya berbagai kalangan.

Menanggapi hal tersebut, Pakde Karwo menyampaikan bahwa terkait pemenangan Pilpres di Jawa Timur menjadi urusan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saya nggak ada urusan Pilpres,” kata Pakde Karwo kepada media di Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa (16/10).

Baca juga: Pelantikan AMSI Jawa Timur, Pakde Karwo Dorong Pemberantasan Hoaks

Sebelumnya, nama Pakde Karwo sempat diberitakan duduk sebagai penasehat salah satu relawan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, yang kemudian dibantah oleh Pakde Karwo.

Pria yang juga Gubernur Jawa Timur ini mengatakan bahwa sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, dirinya akan berfokus untuk memenangkan kursi legislatif.

“Urusan DPD dan DPC Demokrat itu menambah kursi DPR,” katanya.

Disampaikan juga oleh Pakde Karwo, bahwa sudah ada pembangian tugas antara SBY dengan dirinya. “Pilpres urusan Ketua Umum, saya ngurusi Pileg di Jatim,” ujarnya.

Selain itu, disampaikan Pakde Karwo, bahwa masa jabatannya sebagai Gubernur Jatim akan segera berakhir pada 12 Februari 2019, dan ia akan fokus menyelesaikan beberapa tugasnya. “Janji kampanye harus saya selesaikan,” tukasnya. (Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER