Disperdag Akui OP Belum Turunkan Harga Beras

MADIUN, SERUJI.CO.ID – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengakui operasi pasar (OP) yang dilakukan pemerintah sejak awal Januari belum efektif untuk menurunkan harga beras di pasaran.

“Sejauh ini operasi pasar belum bisa menurunkan harga beras. Harga beras medium di pasaran wilayah Kabupaten Madiun masih terpantau Rp11.000 per kilogram,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun Anang Sulistiyono kepada wartawan, di Madiun, Kamis (25/1).

Meski belum mampu menurunkan harga, pihaknya bersama Bulog setempat terus menggelar OP beras setiap hari. Rata-rata setiap hari jumlah beras medium Bulog yang digelontorkan di wilayah Kabupaten Madiun mencapai kisaran 3 hingga 5 ton.

Penggelontoran beras tersebut dilakukan bekerja sama dengan sekitar 45 pedagang beras yang sudah memiliki rekomendasi dari Dinas Perdagangan setempat. Mereka tersebar di beberapa pasar tradisional Kabupaten Madiun, seperti Pasar Mejayan Baru, Pasar Pagotan, Pasar Dolopo, dan Pasar Dungus.

“Beras sebanyak 3 hingga 5 ton per hari tersebut selalu habis, namun belum mampu menurunkan harga. Hal itu disebabkan karena kondisi di pasaran memang minim stok menyusul petani belum masuk masa panen,” kata dia.

Kondisi tersebutlah yang diduga menjadi pemicu harga tetap tinggi. Meski demikian, pihaknya bersyukur karena harga tetap di angka Rp11.000 per kilogram.

“Meski belum efektif turunkan harga, namun setidaknya, tidak terjadi lagi kenaikan harga beras yang signifikan,” tambahnya.

Pihaknya bersama Bulog Madiun akan terus melakukan operasi pasar beras sesuai kebutuhan masyarakat hingga harga mengalami penurunan. Sesuai instruksi dari Kementerian Perdagangan, OP akan digelar hingga Maret mendatang.

Selain melakukan operasi pasar, Dinas Perdagangan Kabupaten Madiun juga menggelar pasar murah beras dengan memberikan subsidi harga bagi warga kurang mampu.

Pihak Bulog juga mempercepat pendistrbusian bantuan sosial beras sejahtera (bansos rastra) bagi 61.189 keluarga penerima manfaat guna meningkatan stok beras di pasaran. Dengan stok yang melimpah di pasaran, diharapkan harga beras segera turun. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Dokter Bedah Yang Ditahan Kejari Pekanbaru Ini, Gemar Ongkosi Pasien Kurang Mampu

Tak hanya memberi pengobatan gratis, ternyata selama ini drg Masrial juga banyak membantu pasien kurang mampu. Apa saja bentuk bantuan itu?

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Muru’ah

Akibat drg Masrial Ditahan Kejari, Operasi Gratis Bibir Sumbing 40 Pasien Ini Terancam Batal

Akibat penahanan drg. Masrial, pelaksanaan operasi gratis bibir sumbing di Bengkulu terancam batal.