Diduga Sibuk Bermain HP, Ayah Tabrak Putrinya Sendiri Hingga Meninggal


SIDOARJO, SERUJI.CO.ID – Diduga karena asyik bermain Handphone seorang ayah menabrak putrinya sendiri yang masih berumur 4,5 tahun hingga meninggal, saat hendak bersekolah.

Kejadian tragis ini terjadi pada Rabu (25/7) pagi. Korban yang berinisial MAN seperti biasanya diantar oleh ayahnya, KF, ke sekolahnya di Kelompok Bermain Taman Kanak Kanak (KB/TK) di Jalan Jeruk, kawasan Perumahan Griya Permata Gedangan, Sidoarjo.

Menurut Kapolsek Gedangan Sidoarjo Kompol Heri Siswoko, kejadian tersebut tepat di depan sekolah MAN.

Diungkapkan oleh Heri, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi peristiwa itu terjadi karena ayah korban diduga tidak mengetahui anaknya telah turun dari mobil dan menuju ke sekolahnya dengan melewati depan mobil.

Mendadak saat putrinya masih berada di depan mobil, KF menjalankan mobilnya.

Menurut saksi di tempat kejadian perkara, KF diduga sibuk dengan handsetnya sehingga tidak sadar putrinya ada di depan mobil.

“Saat ini kejadian tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan polisi dari Unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo,” kata Heri kepada wartawan di Sidoarjo, Kamis (26/7).

Meski korban sempat dilarikan kerumah sakit terdekat oleh guru dan ayah korban namun kondisinya tak mampu diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.

Kejadian ini sempat menghebohkan kalangan orang tua di Sidoarjo, lewat pesan berantai yang dikirimkan. Hingga saat ini, baik wartawan maupun pihak kepolisian belum berhasil menemui orang tua korban, KF, yang masih syok atas kejadian itu.

Korban MAN sudah dimakamkan di pemakaman umum di desa setempat pada Rabu (25/7).

(ARif R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close