Bonek Akan Kepung Kantor Persebaya Jika Harga Tiket Tidak Turun

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ribuan massa Bonek memenuhi Taman Bungkul Surabaya, Kamis (15/3) malam, untuk memprotes kenaikan harga tiket International Friendly Match antara Persebaya melawan Serawak FC Malaysia pada hari Ahad (18/3).

Protes tersebut dialamatkan kepada pihak manajemen Persebaya, yang mendadak mengubah harga tiket normal Rp35.000 menjadi Rp50.000, hanya berselang empat hari sebelum pertandingan.

Koordinator massa Bonek, Hasan Tiro, mengatakan Bonek Mania merasa pihak manajemen Persebaya tidak mempertimbangkan daya beli massa Bonek yang mayoritas menengah ke bawah dan kalangan pelajar.

“Manajemen Persebaya selama ini harus mendengarkan aspirasi bawah, yaitu Bonek-Bonek yang sandal jepit, jika angka tiket 50 ribu sangat tidak berpihak pada kawan-kawan Bonek kelas pelajar atau kelas menengah ke bawah,” katanya kepada awak media.

Ia menegaskan, jika aspirasi massa bonek untuk mengembalikan harga tiket menjadi harga normal tidak didengar, pihaknya akan mengerahkan massa mengepung kantor manajemen Persebaya.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kita akan hijaukan kantor Manajemen Persebaya. Kita akan suruh mereka pergi dari Kota Surabaya,” tegasnya.

Senada dengan Hasan Tiro, salah seorang Bonek Mania lainnya, Fandi (22) mengakui jika kenaikan harga tiket tersebut memberatkan kalangan menengah ke bawah.

“Bonek ini kan dari kaum minoritas ke bawah, Bonek ini bukan konsumen soalnya,” katanya pada SERUJI.

Menanggapi protes naiknya harga tiket dari pihak manajemen Persebaya, perwakilan bidang Fans Relation Manajemen Persebaya, Sidik Alex Tualeka, yang turut hadir dan mendengar aspirasi dari massa Bonek mengaku belum dapat memastikan kenaikan harga tiket tersebut akan kembali normal. Namun, ia menjanjikan akan mempertemukan perwakilan massa Bonek dengan pihak manajemen Persebaya, Jumat (16/3) besok.

“Sekarang 5000 orang membeli tiket harga 50 ribu, yang jadi petanyaan, kalau kita mengurangi 35 ribu apakah uang-uang ini akan dikembalikan, aspirasi kawan-kawan Bonek juga kami terima, tapi ada formulasi-formulasi yang juga harus diterima dari pihak Bonek, ya kan biar tidak ada arogansi,” tandasnya. (Luh/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close