Banyuwangi Siap Tampung Pengungsi Gunung Agung

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, siap menampung pengungsi atau warga Bali yang terdampak akibat aktivitas Gunung Agung yang dalam sepekan terakhir statusnya meningkat, kata Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiatmoko.

“Kami harus siap, dan Banyuwangi siap menampung jika hal itu terjadi. Secara teknik ada di BPBD Banyuwangi,” Kata Yusuf usai membuka Festival Layang-Layang di Banyuwangi, Sabtu (23/9).

Yusuf tidak menjelaskan secara perinci kesiapan itu. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi untuk membantu warga yang terdampak aktivitas gunung tersebut.

Sebelumnya, Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) Wilayah Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara melalui Pertamina Peduli juga telah menyalurkan bantuan kepada para pengungsi di sejumlah tempat pengungsian.

General Manager Pertamina MOR V Herman M. Zaini mengatakan bahwa bantuan itu, antara lain, selimut, obat-obatan, paket sembako, perlengkapan dapur umum (kompor dan tabung gas), serta pembangunan sarana MCK di pengungsian Manggis, senilai Rp165 juta.

Ia mengatakan bahwa bantuan itu merupakan komitmen Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat dalam kegiatan corporate social responsibility (CSR) dan merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan melalui program Pertamina Peduli terhadap para pengungsi yang berada di tempat pengungsian yang membutuhkan bantuan ini.

“Kami harap bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban para pengungsi dan berharap semoga keadaan cepat normal seperti sediakala,” katanya.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER