Tidak Sanggup Menanggung Malu, Seorang Ibu Tega Bunuh Bayinya Sendiri

GARUT, SERUJI.CO.ID – Seorang ibu di Kabupaten Garut, Jawa Barat tega membunuh bayi laki-laki yang baru ia lahirkan dengan cara dicekik menggunakan celana dalam. Hal itu ia lakukan karena tidak sanggup menanggung malu telah melahirkan bayi hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.

Ibu berinisial TN (25) melakukan aksi di rumahnya sendiri di Kampung Cibancong, Desa Cimahi, Kecamatan Caringin, di wilayah selatan Garut, pada Kamis (12/4) lalu.

“Pelaku ini membunuh anak kandungnya sendiri yang berjenis kelamin laki-laki. Saat kejadian pelaku yang melahirkan bayi di kamar mandi rumahnya,” ungkap Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Senin (16/04).

Diungkapkan Budi, pelaku mencekik leher bayi, usai dilahirkan, menggunakan celana dalam yang dipakainya.

“Pelaku kemudian memasukkan jasad bayi ke kantong plastik hitam dan membuangnya ke bantaran sungai Cilaki, perbatasan Garut dengan Cianjur,” ungkapnya.

Dari hasil investigasi, TN mengaku tega membunuh bayinya lantaran malu karena bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan sang kekasih.

Kini pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Garut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. TN dijerat Undang Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun. (RoniHD/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER