Rel KA di Malangbong yang Ambles Sudah Bisa Dilewati

0
129
PT KAI
Tim PT KAI melakukan perbaikan rel yang bergeser. (Foto: Roni HD/SU02)

GARUT, SERUJI.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Rabu (6/12) malam, mengakibatkan sejumlah titik di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, longsor dan ambles, termasuk jalur rel kereta api antara Stasiun Bumi Waluya dan Stasiun Bandrek, tepatnya di Km 227 + 4/5 Kp Cinangsi-Cilagadar dalam wilayah RT/RW 1/4 Desa Bunisari, Kec. Malangbong, Garut, Jawa Barat.

Sejak Kamis (7/12) dini hari petugas dari Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung dikerahkan melakukan perbaikan terhadap jalur kereta yang amblas tersebut.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung, Joni Martinus, dalam siaran persnya mengungkapkan, meski jalur kereta api yang terkena pergeseran tanah kereta dipaksakan bisa melewati pada Kamis (7/12) pagi, namun kecepatan kereta api di jalur itu dibatasi 5 km/jam.

Ia menambahkan, lokasi amblesan di KM 227 + 3/4 antara Stasiun Warung Bandrek dengan Bumi Waluya telah bisa dilewati kereta api pada jam 08:33 WIB.

“KA pertama yang lewat adalah Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya,” ujarnya.

Rel KA
Kereta Api melewati rel yang ambles. (Foto: Roni HD/SERUJI)

Martinus menambahkan, sebelumnya, akibat perbaikan rel yang terkena gerakan tanah, pola operasi kereta api mengalami perubahan dengan pola memutar dan overstaapen (menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).

Kereta-kereta yang memutar arah adalah kereta-kereta yang tertahan dari arah timur menuju Bandung yaitu KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung.

“Kami berikan pilihan kepada penumpang kereta-kereta tersebut apakah mereka berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” tuturnya.

Pihaknya pun menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun. Di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung. Kemudian dari Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung.

Sementara untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen – Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu.

Khusus untuk KA Serayu ini, penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan.

Anggota Polres Garut Heryana, mengatakan sekarang sudah kembali normal, meski kereta harus melaju pelan karena masih dilakukan perbaikan terhadap rel yang terkena pergeseran. (Roni HD/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...

PM Mahathir Setuju Bentuk Tim Khusus 1MDB

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad setuju untuk membentuk tim khusus penyelidikan 1MDB untuk menjalankan penyelidikan terperinci, melakukan perampasan aset...