Rel KA di Malangbong yang Ambles Sudah Bisa Dilewati

0
156
PT KAI
Tim PT KAI melakukan perbaikan rel yang bergeser. (Foto: Roni HD/SU02)

GARUT, SERUJI.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Rabu (6/12) malam, mengakibatkan sejumlah titik di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, longsor dan ambles, termasuk jalur rel kereta api antara Stasiun Bumi Waluya dan Stasiun Bandrek, tepatnya di Km 227 + 4/5 Kp Cinangsi-Cilagadar dalam wilayah RT/RW 1/4 Desa Bunisari, Kec. Malangbong, Garut, Jawa Barat.

Sejak Kamis (7/12) dini hari petugas dari Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung dikerahkan melakukan perbaikan terhadap jalur kereta yang amblas tersebut.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung, Joni Martinus, dalam siaran persnya mengungkapkan, meski jalur kereta api yang terkena pergeseran tanah kereta dipaksakan bisa melewati pada Kamis (7/12) pagi, namun kecepatan kereta api di jalur itu dibatasi 5 km/jam.

Ia menambahkan, lokasi amblesan di KM 227 + 3/4 antara Stasiun Warung Bandrek dengan Bumi Waluya telah bisa dilewati kereta api pada jam 08:33 WIB.

“KA pertama yang lewat adalah Pasundan relasi Kiaracondong-Surabaya,” ujarnya.

Rel KA
Kereta Api melewati rel yang ambles. (Foto: Roni HD/SERUJI)

Martinus menambahkan, sebelumnya, akibat perbaikan rel yang terkena gerakan tanah, pola operasi kereta api mengalami perubahan dengan pola memutar dan overstaapen (menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).

Kereta-kereta yang memutar arah adalah kereta-kereta yang tertahan dari arah timur menuju Bandung yaitu KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung.

“Kami berikan pilihan kepada penumpang kereta-kereta tersebut apakah mereka berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” tuturnya.

Pihaknya pun menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun. Di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung. Kemudian dari Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung.

Sementara untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen – Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu.

Khusus untuk KA Serayu ini, penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan.

Anggota Polres Garut Heryana, mengatakan sekarang sudah kembali normal, meski kereta harus melaju pelan karena masih dilakukan perbaikan terhadap rel yang terkena pergeseran. (Roni HD/SU02)

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama